Pergerakan Wisatawan di Bandara Banyuwangi Meningkat Saat Libur Lebaran

Pergerakan Wisatawan di Bandara Banyuwangi Meningkat Saat Libur Lebaran

Eka Rimawati - detikJatim
Sabtu, 04 Apr 2026 17:40 WIB
Aktivitas penerbangan di Bandara Blimbingsari Banyuwangi
Aktivitas penerbangan di Bandara Blimbingsari Banyuwangi/Foto: Eka Rimawati/detikJatim
Banyuwangi -

Kabupaten Banyuwangi semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan. Hal ini terlihat dari meningkatnya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Banyuwangi selama masa libur Lebaran 2026.

Selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mengalami kenaikan sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam rentang waktu tersebut, total penumpang yang dilayani Bandara Banyuwangi mencapai 7.459 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi menjelaskan, angka tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

"Tumbuh lima persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu dengan 7.115 orang," kata Holik, Sabtu (4/4/2026).

Selain penumpang, peningkatan juga terlihat pada pergerakan pesawat dan volume kargo selama periode Lebaran.

Bandara Banyuwangi mencatat total 95 pergerakan penerbangan, meningkat sekitar 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 66 penerbangan.

Sementara itu, volume kargo yang ditangani juga mengalami kenaikan signifikan. Selama periode Lebaran 2026, total kargo mencapai 4,3 ton.

"Sementara dari sisi kargo, volume yang ditangani mencapai 4,3 ton, naik 22,5 persen dari tahun lalu yang berada di angka 3,5 ton," ujar Holik.

Menurut Holik, peningkatan lalu lintas penerbangan ini mencerminkan mobilitas masyarakat yang semakin baik sekaligus meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap Bandara Internasional Banyuwangi.

"Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di sisi udara maupun darat," imbuhnya.

Selama periode tersebut, bandara juga mencatat puncak arus penumpang. Puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan lima penerbangan yang melayani 435 penumpang dan total kargo mencapai 1,023 ton.

Sementara puncak arus balik berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026, dengan tujuh penerbangan yang melayani 634 penumpang dan volume kargo sekitar 580 kilogram.

Holik menyebut kelancaran operasional bandara tidak lepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat.

"Seluruh kegiatan operasional bandara selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali," kata Holik.

"Tanpa dukungan penuh dari semua pihak, operasional bandara yang aman, nyaman, dan tertib tentunya tidak akan dapat terwujud," tambahnya.

Ke depan, pengelola Bandara Banyuwangi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan guna memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pengguna jasa.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads