3 Provinsi Kena Imbas Gempa M 7,6 di Sulut yang Terkategori Megathrust

Kabar Daerah

3 Provinsi Kena Imbas Gempa M 7,6 di Sulut yang Terkategori Megathrust

Matius Alfons Hutajulu - detikJatim
Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB
Gedung di Manado ambruk imbas gempa M 7,6 Bitung, Sulut. Dokumen Istimewa
Gedung di Manado ambruk imbas gempa M 7,6 Bitung (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengkategorikan gempa itu gempa megathrust. Gempa kuat ini berdampak signifikan di sejumlah wilayah, khususnya di 3 provinsi di bagian utara Sulawesi dan Maluku, serta memicu peringatan dini tsunami.

Direktur Informasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Riyono menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong dangkal dan termasuk dalam kategori megathrust.

"Kalau dilihat kedalamannya cukup dangkal ya, 30 meter. Kalau kategori megathrust sampai kedalaman 30-an meter, jadi memang ini dangkal dan (gempa) laut dan ini termasuk megathrust ya," kata Rahmat saat konferensi pers, Kamis (2/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BMKG menjelaskan, gempa megathrust merupakan gempa yang terjadi di zona patahan naik berskala besar pada bidang kontak dangkal antara dua lempeng tektonik atau zona subduksi. Zona ini menyimpan energi tektonik yang besar dan saat dilepaskan dapat memicu gempa berkekuatan tinggi hingga berpotensi menimbulkan tsunami destruktif.

Rahmat menambahkan, gempa yang terjadi berasal dari subduksi laut Maluku dengan mekanisme sesar naik, yang memiliki potensi tsunami lebih tinggi dibandingkan jenis sesar lainnya.

ADVERTISEMENT

"Ini dari subduksi laut Maluku di wilayah Sulawesi Utara, jadi laut Maluku yang muncul ke wilayah Sulut. Cukup dangkal dan ini kategori sesar naik, makanya kami buatkan warning karena gempa naik itu berpotensi timbulkan tsunaminya sangat tinggi dibandingkan mekanisme mendatar ya. Kami juga telah rilis peringatan dini tsunami di beberapa wilayah," jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menyampaikan bahwa sedikitnya tiga provinsi terdampak signifikan akibat gempa tersebut, yakni Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

"Seperti yang sudah kami sampaikan bahwa lokasi ini persis di lautan Sulawesi bagian utara dan Maluku Utara sehingga setidaknya ada 3 provinsi yang merasakan gempa yang cukup besar, yakni Malut, Sulut, dan Gorontalo," ujarnya.

Diketahui, gempa M 7,6 terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan lokasi di 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur, serta berada di kedalaman laut 62 kilometer. BMKG juga mencatat adanya gelombang tsunami di dua wilayah terdampak.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani Faisal menegaskan bahwa gempa tersebut termasuk gempa dangkal jika dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya.

"Dengan perhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di detiksulsel, baca selengkapnya di sini




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads