Fenomena Pink Moon April 2026, Kapan Terlihat di Indonesia?

Fenomena Pink Moon April 2026, Kapan Terlihat di Indonesia?

Anastasia Trifena - detikJatim
Rabu, 01 Apr 2026 15:30 WIB
UNGARAN, INDONESIA - APRIL 6: Full Pink Moon shines over the Al-Ikhlas Mosque in Ungaran, Central Java Province, Indonesia, in the early morning of April 6, 2023. (Photo by WF Sihardian/Anadolu Agency via Getty Images)
Ilustrasi fenomena Pink Moon. Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Surabaya -

Bukan lelucon April Mop, pada 1-2 April 2026, langit malam dihiasi fenomena astronomi Pink Moon. Fenomena ini dapat diamati dari berbagai wilayah, termasuk Indonesia.

Meski namanya erat kaitannya dengan suatu warna, Pink Moon bukanlah bulan yang berubah menjadi merah muda. Ada cerita menarik di balik penamaannya. Simak, yuk.

Asal-usul Nama Pink Moon

Melansir laman Almanac, penamaan Pink Moon berasal dari tradisi masyarakat yang mengaitkan bulan purnama dengan perubahan musim. Nama-nama bulan ini tidak hanya merujuk pada satu malam, melainkan keseluruhan periode bulan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istilah "Pink Moon" sendiri diambil dari bunga liar bernama Phlox subulata, atau dikenal juga sebagai creeping phlox dan moss phlox. Bunga ini tumbuh di wilayah Amerika Utara bagian timur dan mekar pada awal musim semi, bertepatan dengan munculnya bulan purnama di bulan April.

Karena bunga berwarna merah muda ini bermekaran di waktu yang sama, masyarakat kemudian menyebut bulan purnama April sebagai Pink Moon. Jadi, nama ini lebih mencerminkan perubahan musim dan siklus alam, bukan warna bulan itu sendiri.

ADVERTISEMENT

Kapan Pink Moon Bisa Dilihat di Indonesia?

Fenomena Pink Moon 2026 bisa disaksikan dari Indonesia pada awal April 2026. Meski puncaknya terjadi di pagi hari, keindahan bulan purnama ini tetap dapat dinikmati sejak malam sebelumnya saat bulan tampak bulat dan terang di langit. Mengutip situs Time and Date, berikut jadwal puncak Pink Moon 2026.

  • Tanggal puncak: 2 April 2026
  • Waktu puncak: 09.11 WIB

Meski puncaknya terjadi pada pagi hari, bulan tetap dapat diamati dengan jelas pada malam hari karena sudah berada dalam fase hampir penuh. Dalam kondisi ini, bulan akan tampak bulat, terang, dan mendominasi langit malam sehingga tetap ideal untuk diamati dari berbagai wilayah. Dalam fase ini, bulan akan:

  • Terbit sekitar waktu senja
  • Terlihat hampir sepanjang malam
  • Terbenam saat menjelang fajar

Dengan demikian, waktu terbaik untuk melihat Pink Moon dari Indonesia adalah pada malam 1 April hingga dini hari 2 April 2026, saat bulan tampak penuh dan terang di langit.

Cara Melihat Pink Moon

Mengutip laman In The Sky, fenomena Pink Moon dapat disaksikan dengan mudah dengan maupun tanpa memerlukan alat khusus. Namun, perlu diingat bahwa pengamatan akan lebih optimal dan detail jika menggunakan teleskop.

Selain itu, bulan purnama ini dapat dinikmati dengan mata telanjang asalkan kondisi cuaca mendukung. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mengamati Pink Moon.

  • Pilih lokasi terbuka dengan pandangan luas ke arah cakrawala.
  • Hindari polusi cahaya agar bulan terlihat lebih jelas.
  • Amati saat bulan baru terbit untuk melihat efek lebih besar (moon illusion) Gunakan binokular atau teleskop untuk melihat detail permukaan bulan.
  • Perhatikan kawah besar seperti Tycho atau Copernicus yang memancarkan garis terang.
  • Amati fenomena atmosfer seperti halo atau korona jika langit sedikit berawan.
  • Gunakan filter bulan pada teleskop untuk mengurangi silau.


(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads