Antrean di SPBU Surabaya Mengular hingga Puluhan Meter

Antrean di SPBU Surabaya Mengular hingga Puluhan Meter

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 31 Mar 2026 17:30 WIB
Antrean di SPBU Surabaya
Antrean di SPBU Surabaya (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Sejumlah SPBU di Surabaya diserbu pengendara, baik roda dua maupun roda empat. Masyarakat berbondong-bondong isi BBM usai beredar isu adanya surat pembatasan Pertalite dan Solar hingga kenaikan harga BBM.

Dari pantauan detikJatim, terlihat banyak mobil mengantre isi BBM hingga mengular ke jalan raya. Seperti di SPBU Jalan Dharmahusada dan Kertajaya.

Kondisi keramaian pengendara yang mengisi BBM siang ini masih terlihat di SPBU Pertamina. Sedangkan SPBU BP banyak pengisian BBM, namun tidak mengular sampai ke jalan raya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Jalan Dharmahusada, terjadi kepadatan kendaraan roda empat sampai beberapa puluh meter. Sebab antrean paling panjang ada di pengisian roda empat.

Salah satu pengendara motor, Aiz (30) memang sengaja mengisi BBM siang ini di SPBU Pertamina sebagai antisipasi kenaikan harga BBM. Meski belum pasti kapan ditetapkan kenaikannya.

ADVERTISEMENT

"Mumpung belum naik. Karena pas terjadi kenaikan pasti memberatkan, apalagi harga-harga banyak yang naik," kata Aiz kepada detikJatim, Selasa (31/3/2026).

Sedangkan pengendara mobil, Astrid warga Surabaya Barat mencari SPBU yang tidak terlalu antre panjang. Selain karena kabar kenaikan harga BBM, bensin mobilnya hari ini juga sedang habis.

"Karena emang bensin mobil aku habis jadi harus isi. Nanti berencana cari SPBU yang tidak terlalu antre, karena tadi waktu berangkat dari rumah daerah Menganti sampai ke daerah Grahadi, aku lihat banyak SPBU baik milik Pertamina dan lainnya sangat ramai dan antre. Bahkan antreannya sampai menjalar ke jalan sampai menimbulkan kemacetan," cerita Astrid.

Astrid sendiri lebih memprioritaskan mengisi BBM di SPBU swasta. Namun, ia melihat kondisi SPBU mana yang tak antre panjang sebagai tempat pengisian BBM.

"Prioritas ke BP dulu, tapi kalau ada Pertamina yang lebih sepi aku ke Pertamina," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads