Trans Jatim Malang Raya Jadi Primadona Wisatawan Saat Libur Lebaran

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 31 Mar 2026 15:15 WIB
Trans Jatim Malang Raya Tinggi Peminat/Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim
Malang -

Momentum Lebaran Idul Fitri 2026 menjadi panggung bagi layanan Trans Jatim di wilayah Malang Raya untuk menunjukkan tajinya. Animo masyarakat yang ingin berwisata, terutama dengan tujuan Kota Batu, meledak hebat.

Lonjakan penumpang pun terjadi sangat signifikan dibandingkan hari-hari biasa.

Berdasarkan Laporan Load Factor (LF) Koordinator 1 Malang Raya, geliat penumpang mulai terasa sejak hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3/2026). Saat itu, tercatat 1.394 orang menggunakan layanan ini dengan tingkat keterisian sebesar 71 persen. Namun, angka tersebut hanyalah permulaan.

Memasuki hari kedua, jumlah penumpang melonjak hampir dua kali lipat menjadi 2.765 orang dengan tingkat keterisian mencapai 94 persen dari 84 perjalanan yang tersedia.

Puncak antusiasme terjadi pada hari ketiga Lebaran, Senin (23/3/2026). Total penumpang menembus angka 3.044 orang, yang didominasi oleh penumpang umum dan ratusan pelajar.

Dengan jumlah perjalanan yang sama, tingkat keterisian bus melampaui kapasitas normal hingga menyentuh 104 persen, atau rata-rata melayani 184 penumpang setiap jamnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jawa Timur, Cito Eko Yuli Saputro menjelaskan, lonjakan ini merupakan buah dari kebijakan strategis pemerintah yang memberikan layanan cuma-cuma pada awal hari raya.

"Hari pertama dan kedua angkutan Lebaran, Trans Jatim digratiskan. Namun antusias cukup meningkat tajam hingga kemarin 30 Maret 2026," ujar Cito kepada wartawan Selasa (31/3/2026).

Fenomena ini membuktikan bahwa Trans Jatim telah menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin menghindari penatnya kemacetan menuju Kota Batu. Cito menambahkan bahwa rata-rata harian selama periode libur panjang ini mencapai 2.980 penumpang dengan frekuensi 83 perjalanan per hari.

"Kalau rata-rata per jam ada sebanyak 181 penumpang. Dari jumlah tersebut paling banyak memang tujuan ke tempat-tempat wisata, terutama di Kota Batu," jelasnya.

Guna memastikan kenyamanan penumpang tetap terjaga di tengah padatnya arus wisata, pihak Dinas Perhubungan telah menyiagakan armada dalam kondisi prima. Sebanyak 14 bus dikerahkan secara penuh untuk melayani rute ini setiap harinya.

"Total armada yang kami operasionalkan 14 armada, cadangan kami siagakan jika ada yang mengalami kendala. Karena sebanyak 14 armada masih mencukupi kebutuhan," pungkasnya.



Simak Video "Video Heboh Pemotor Lempar Batu ke Bus Trans Jatim, Pelakunya Ternyata ASN"

(mua/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork