Arus Balik Naik 18%, Kapolda Jatim Pastikan Personel Tetap Siaga

Arus Balik Naik 18%, Kapolda Jatim Pastikan Personel Tetap Siaga

Praditya Fauzi Rachman - detikJatim
Sabtu, 28 Mar 2026 13:15 WIB
Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto
Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto memastikan seluruh personel gabungan tetap disiagakan meski terjadi peningkatan volume kendaraan sekitar 18 persen pada arus balik Lebaran 2026.

Meski demikian, ia menyatakan kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau aman, lancar, dan terkendali. Hal tersebut disampaikan usai dirinya melakukan pemantauan udara di sejumlah titik strategis, mulai dari Tol Ngawi di perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah, jalur Pantura Tuban, jalur Wonogiri-Pacitan, hingga Situbondo dan jalur penyeberangan Ketapang menuju Bali, pada Jumat (27/3/2026).

"Alhamdulillah secara umum arus balik berjalan lancar. Kami melakukan pemantauan dari wilayah perbatasan hingga jalur menuju Bali, dan semuanya masih terkendali," kata Nanang dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nanang menjelaskan, peningkatan volume kendaraan tidak hanya berasal dari pemudik yang kembali ke kota asal. Namun, juga dari masyarakat yang memanfaatkan momen libur Lebaran untuk berwisata.

ADVERTISEMENT

"Kami melihat pergerakan kendaraan juga didominasi masyarakat yang melakukan perjalanan wisata. Namun secara umum kondisi lalu lintas tetap lancar," ujarnya.

Perwira tinggi bintang dua itu menambahkan, mulai difungsikannya pintu Tol Situbondo Barat turut membantu mendistribusikan arus kendaraan, khususnya di wilayah Tapal Kuda.

"Difungsikannya pintu Tol Situbondo Barat sangat membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas," imbuhnya.

Lebih lanjut, Nanang menuturkan seluruh personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 masih disiagakan untuk mengantisipasi potensi lonjakan arus balik, terutama di jalur tol, jalur wisata, dan titik penyeberangan.

Menurutnya, Polda Jatim terus melakukan pemantauan dan evaluasi di sejumlah titik rawan, termasuk kawasan perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah. Meski begitu, secara umum kondisi kepadatan lalu lintas masih dalam batas normal.

Nanang memperkirakan arus balik saat ini baru mencapai sekitar 30 persen. Hal ini dinilai seiring dengan pola perjalanan masyarakat yang cenderung tersebar.

"Kami pastikan seluruh personel tetap siaga di lapangan untuk memberikan pelayanan, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas kepada masyarakat. Kami imbau masyarakat untuk tidak kembali secara bersamaan agar tidak terjadi penumpukan. Masih tersedia waktu hingga akhir pekan," tutupnya.



(ihc/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads