Sejumlah tanggul di Sungai Petung dan Sungai Gembong di Kota Pasuruan jebol akibat banjir. BPBD setempat melakukan upaya darurat dengan menambal tanggul dengan karung berisi pasir (sandbag).
"Penambalan tanggul dilakukan sebagai upaya darurat mengantisipasi sungai kembali meluap," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan, Anang Sururin, Jumat (27/3/2026).
Baca juga: 11 Desa di Pasuruan Kembali Terendam Banjir |
Anang menguraikan kerusakan tanggul di Sungai Petung terdapat di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul. Di lokasi tersebut, panjang tanggul yang jebol diperkirakan mencapai 20 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Sungai Gembong, titik tanggul yang jebol di Dusun Karangwingko, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Purworejo. Di titik Sungai ini tanggul mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 9 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter.
Pihak BPBD, menyebutkan jebolnya kedua tanggul tersebut menjadi pemicu utama meluapnya air hingga merendam permukiman warga dan memutus akses jalan nasional, jalur pantura Pasuruan-Probolinggo, Rabu (25/3/2026). Petugas BPBD melakukan asesmen dan perbaikan sementara dengan memasang karung pasir.
"Saat ini sudah dilakukan penanganan darurat menggunakan karung pasir (sandbag) untuk menahan aliran air agar tidak kembali meluap ke rumah warga," jelas Anang.
Meski banjir di sebagian besar wilayah Kota Pasuruan dilaporkan sudah mulai surut, Anang menyebutkan masih ada genangan di beberapa titik rendah, seperti di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul. Pihaknya juga sudah melakukan penyedotan dengan memakai bantuan pompa dari SDA Provinsi Jawa Timur.
