Ini Sosok di Balik Logo HUT ke-112 Kota Malang

Ini Sosok di Balik Logo HUT ke-112 Kota Malang

Chilyah Auliya - detikJatim
Jumat, 27 Mar 2026 14:45 WIB
Logo HUT Kota Malang
Logo HUT Kota Malang/Foto: Istimewa
Malang -

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi meluncurkan logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 yang dimenangkan oleh tim desainer lokal beranggotakan Zakaria Kusmindar, Ilham Alamsyah, dan Reyza Dzulqarnain.

Kolaborasi ini berhasil menerjemahkan tema besar "Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas" menjadi sebuah identitas visual representasi transformasi Kota Malang di masa depan, selaras dengan visi "Menuju Malang Mbois dan Berkelas" dan 10 Dasabakti Unggulan Pemerintah Kota Malang.

Perwakilan tim, Zakaria Kusmindar mengungkapkan bahwa proses kreatif ini memakan waktu kurang lebih 20 hari, terhitung sejak pengumuman 10 besar pada 2 Februari 2026 hingga tahap final.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama periode tersebut, tim melakukan riset mendalam dan merancang sekitar 20 sketsa logo beserta literasinya untuk menemukan bentuk yang paling sempurna.

ADVERTISEMENT

"Bagian tersulit menurut kami yaitu saat merancang struktur sebuah logo supaya dapat memiliki satu kesatuan filosofis yang mencakup visi Kota Malang dengan semangat yang kami usung, bagaimana agar terkesan tidak dibuat-buat, serta tetap ingat pada keilmuan desain yang diteropong melalui prinsip sayembara," ujar Zakaria kepada detikJatim, (27/3/2026).

Ia menjelaskan, melalui logo ini, tim ingin menunjukkan kepada warga Malang bahwa sebuah logo HUT tidak sekadar untuk pemanis ataupun pelengkap perayaan saja.

"Kami membawa semangat perubahan atas bentuk pembangunan yang direalisasikan oleh pemerintah Kota Malang. Kami ingin menampilkan wujud dari pendewasaan sebuah kota yang dirancang tidak terfokus pada elemen-elemen yang playful ataupun ilustratif," tambahnya.

Keberhasilan tim ini juga diraih melalui proses kurasi dan asistensi yang sangat ketat dari Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Malang. Sejak awal pendaftaran, peserta diwajibkan memiliki latar belakang desain grafis minimal 3 tahun, dan harus melewati berbagai tahapan check point untuk memastikan hasil karya sesuai dengan kebutuhan teknis sayembara.

Atas pencapaian ini, sang juara mengaku merasa sangat terhormat dapat mempersembahkan karya mereka untuk digunakan di seluruh sudut kota selama perayaan HUT ke-112.

"Kepercayaan yang diberikan kepada kami selaku praktisi untuk berkontribusi kepada Kota Malang dan industri desain di Indonesia, seiring dengan meningkatkan kepercayaan diri kami untuk terus berkembang," pungkas Zakaria.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads