Arus Balik di Malang Raya Masih Tinggi, 8.827 Penumpang Naik KA Hari Ini

Arus Balik di Malang Raya Masih Tinggi, 8.827 Penumpang Naik KA Hari Ini

Muhammad Aminudin - detikJatim
Kamis, 26 Mar 2026 17:30 WIB
Penumpang yang mengantre masuk ke kereta api di stasiun Malang
Ilustrasi pemudik di Stasiun Malang/Foto: Istimewa
Jakarta -

Arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya masih menunjukkan tren yang tinggi. Ribuan masyarakat tercatat memanfaatkan transportasi kereta api. Ribuan tiket promo masih tersedia.

Berdasarkan data sementara Daop 8 Surabaya pada Kamis (26/3/2026), diproyeksikan sebanyak 8.827 masyarakat akan menggunakan layanan kereta api.

Terdiri dari 3.644 penumpang berangkat dan 5.183 penumpang datang. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga malam hari seiring perjalanan kereta api yang masih berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama periode Angkutan Lebaran 11 hingga 26 Maret 2026, stasiun-stasiun di wilayah Malang Raya telah melayani total 135.297 penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 71.433 penumpang berangkat dan 63.864 penumpang yang datang.

ADVERTISEMENT

Stasiun Malang mencatat volume tertinggi dengan 113.843 penumpang, diikuti Stasiun Kepanjen sebanyak 10.076 penumpang, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 7.501 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung dengan total 3.877 penumpang.

Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya hingga 26 Maret telah mencapai 87.058 tiket atau sekitar 64% dari total kapasitas 136.045 tempat duduk untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Angka ini diperkirakan masih akan terus meningkat seiring tingginya permintaan perjalanan pada masa arus balik. Berdasarkan data pemesanan, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi, yaitu sebanyak 72.739 tiket.

Disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 6.747 tiket, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 4.951 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total mencatat 2.621 tiket.

Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya di wilayah Malang Raya diproyeksikan akan melayani 174.261 penumpang, terdiri dari 87.058 penumpang berangkat dan 87.203 penumpang yang datang.

Puncak arus mudik di wilayah Malang Raya tercatat terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 9.654 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan jumlah mencapai 10.135 penumpang.

Meski demikian, tiket untuk berbagai tanggal dan relasi perjalanan lainnya masih tersedia dalam jumlah yang memadai.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menyampaikan bahwa masyarakat masih memiliki peluang untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta api dengan memanfaatkan berbagai program promo yang tersedia.

Menurut Mahendro, arus balik di wilayah Malang Raya masih berlangsung cukup tinggi. Namun masyarakat tidak perlu khawatir.

"Karena KAI masih menyediakan tiket melalui program diskon maupun promo tarif khusus yang dapat dimanfaatkan untuk perjalanan yang lebih hemat dan nyaman," ujar Mahendro kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, pemerintah menghadirkan program diskon 30% untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14 hingga 29 Maret 2026.

Di wilayah Malang Raya tersedia 46.848 tiket diskon, dengan realisasi penjualan mencapai 40.191 tiket atau sekitar 86%. Artinya, masih terdapat sekitar 6 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan program "Tabur Berkah Hari Raya" melalui promo tarif parsial khusus keberangkatan dari Stasiun Malang dengan tujuan Yogyakarta.

Program ini berlaku untuk periode 22 hingga 30 Maret 2026, dan hingga 26 Maret masih tersedia 746 tiket kelas eksekutif.

Tak hanya itu, KAI juga menghadirkan Promo Silaturahmi 2026 berupa diskon 20% untuk KA Ijen Ekspres relasi Malang-Ketapang yang berlaku untuk keberangkatan 30 Maret hingga 1 April 2026.

Untuk memastikan perjalanan tetap lancar, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun dan tidak mendekati waktu keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta.

Pelanggan juga diingatkan untuk selalu menjaga barang bawaan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan demi keamanan dan kenyamanan bersama.

"Kami mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan sisa tiket promo yang masih tersedia sebelum habis," tutup Mahendro.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads