Volume Kendaraan Masuk Malang Berkurang 8,6% pada H+4 Lebaran

Volume Kendaraan Masuk Malang Berkurang 8,6% pada H+4 Lebaran

Muhammad Aminudin - detikJatim
Rabu, 25 Mar 2026 20:00 WIB
Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Karanglo.
Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Karanglo. (Foto: Istimewa)
Malang -

Arus lalu lintas di pintu tol wilayah Kabupaten Malang pada H+5 Lebaran masih terpantau tinggi, dengan dominasi kendaraan yang keluar dari wilayah Malang.Sementara kendaraan masuk wilayah Malang cenderung menurun.

Kondisi ini terlihat dari perbandingan data pada Senin (23/3/2026) hingga Selasa (24/3/2026). Tercatat, jumlah kendaraan keluar Kabupaten Malang pada 2 hari itu stabil di angka 38.203 unit.

Sementara kendaraan yang masuk mengalami penurunan dari 32.618 unit pada 23 Maret 2026 menjadi 29.818 unit pada 24 Maret 2026, atau mengalami penurunan volume sekitar 8,6%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari rincian per gerbang tol, arus lalu lintas masih di dominasi kendaraan dari gerbang tol Karanglo yang menyumbang sekitar 70% hingga 75% volume kendaraan. Hal ini menunjukkan jalur itu tetap menjadi akses utama keluar masuk wilayah Malang.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan tingginya arus kendaraan keluar menunjukkan mobilitas masyarakat yang masih berlangsung, baik untuk perjalanan wisata maupun arus balik Lebaran.

ADVERTISEMENT

"Arus lalu lintas di pintu tol wilayah Malang masih cukup tinggi, khususnya kendaraan yang keluar. Ini menunjukkan aktivitas masyarakat masih berlangsung, baik menuju destinasi wisata maupun kembali ke kota asal," ujar Chelvin kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).

Chelvin menambahkan, pihaknya terus menyiagakan personel di lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, termasuk akses menuju Kota Batu dan jalur wisata pantai selatan.

Celvin menyebut, secara umum situasi arus lalu lintas di wilayah Malang pada H+5 Lebaran masih didominasi kendaraan keluar. Sementara itu, arus masuk mulai menurun yang menandakan fase peralihan menuju arus balik Lebaran.

"Personel kami ditempatkan di titik strategis untuk memastikan arus tetap lancar dan aman. Kami juga mengantisipasi puncak arus balik yang mulai terlihat," sebutnya.

Sementara salah satu wisatawan asal Sleman, Joko (49), mengaku perjalanan menuju Kota Batu melalui exit tol Singosari masih terbilang lancar meski volume kendaraan cukup tinggi.

"Ramai memang, tapi masih lancar. Petugas juga banyak membantu mengatur lalu lintas, jadi perjalanan tetap nyaman. Ini sekalian hari terakhir sebelum kami kembali ke kota asal," ungkap Joko terpisah.




(abq/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads