Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Roepijono (67) berhasil selamat setelah ditabrak kereta api (KA) dan sempat terseret di Jalan Dupak Timur 4, Surabaya. WargaDupak Magersari Bubutan itu pun hanya luka di kaki.
Berikut fakta-fakta kecelakaan itu:
1. Korban kondisinya masih sadar setelah ditabrak KA
Kabid Darlog BPBD Linmas Surabaya Linda Novanti mengatakan kecelakaan itu terjadi pada Rabu (25/3) sekitar pukul 08.21 WIB. Ajaibnya, korban masih dalam kondisi sadar meski bersimbah darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi sadar, lemas," kata Linda, Kamis (26/3/2026).
2. Luka fraktur kaki
Mengetahui masih sadar, petugas yang telah datang ke lokasi segera membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo. Korban diketahui hanya mengalami luka di kaki.
"Luka open fraktur kaki kanan. Petugas tiba di lokasi sebagai korban sudah kondisi tergeletak di samping perlintasan kereta api, langsung pengecekan dan evakuasi bersama rekan PMI," imbuhnya.
3. Ditabrak KA saat memilah sampah
Sementara itu, Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putra menuturkan, kecelakaan berawal saat Roepijono sedang berada di dekat rumahnya yang berhimpitan dengan pelintasan KA.
Saat itu dia sedang memilah sampah saat kereta barang melintasi Jalur Rel KAI Jalan SDT-KLM Km 3+8/9 jalur atas Jalan Kemayoran Baru dari stasiun Pasar Turi ke arah Stasiun Kalimas.
4. Korban diduga punya masalah pendengaran
Sandi menambahkan saat kereta itu melintas, korban tidak mengetahui hal itu. Korban tidak mendengar deru kereta api maupun bunyi peringatan karena memiliki gangguan pendengaran.
"Karena pendengaran korban sudah berkurang, jadi tidak terdengar kereta akan melintas," kata Sandi saat dikonfirmasi detikJatim.
(dpe/abq)
