Truk Oleng Tabrak Pohon di Bojonegoro, Sopir Diduga Ngantuk

Truk Oleng Tabrak Pohon di Bojonegoro, Sopir Diduga Ngantuk

Ainur Rofiq - detikJatim
Selasa, 24 Mar 2026 08:30 WIB
Kecelakaan truk di Bojonegoro
Kecelakaan truk di Bojonegoro/Foto: Istimewa
Bojonegoro -

Kecelakaan tunggal terjadi di jalur antar-kabupaten yang menghubungkan Bojonegoro dan Nganjuk. Sebuah truk Isuzu bernomor polisi S 9480 WD dilaporkan oleng dan menabrak pohon peneduh jalan di Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro, Selasa (24/3/2026) dini hari.

Peristiwa ini membuat warga sekitar terbangun akibat suara benturan keras. Warga dan pengguna jalan yang melintas pun sempat mengerumuni lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk melaju dari arah barat (Bojonegoro) menuju timur (Nganjuk). Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali, oleng ke kiri, hingga akhirnya berhenti setelah menghantam pohon di sisi utara jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, dugaan sementara kecelakaan dipicu faktor kelalaian manusia.

ADVERTISEMENT

"Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, pengemudi diduga lengah saat mengendalikan laju kendaraannya. Kondisi ini menyebabkan truk hilang kendali atau out of control sehingga oleng ke kiri dan menumbur pohon di bahu jalan," ujar Ipda Septian, Selasa (24/3/2025)

Truk bermuatan kotak ayam itu dikemudikan Abdul Khafid Rudianto (36), warga Desa Sumbersono, Pacet, Mojokerto. Ia ditemani kernet bernama Yuda Ernawan (37).

Akibat benturan tersebut, bagian depan truk mengalami kerusakan cukup parah. Abdul Khafid mengalami sejumlah luka dan langsung dibawa ke Puskesmas Bubulan untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, kernet dilaporkan selamat.

"Korban luka dari pihak pengemudi sudah dalam penanganan medis di Puskesmas terdekat. Untuk kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp 10 juta," tambah Ipda Septian.

Pihak Satlantas mengingatkan pengguna jalan, khususnya yang melintasi jalur Bubulan yang memiliki kontur menantang dan minim penerangan di beberapa titik, agar tetap waspada dan menjaga konsentrasi.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara, terutama di malam hari, jangan memaksakan diri. Segera menepi dan beristirahat di tempat aman demi keselamatan bersama," tutupnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads