PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mencatat lonjakan signifikan volume lalu lintas di ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), selama periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Sepanjang H-10 hingga H+1 Idul Fitri (11-21 Maret 2026), total kendaraan yang melintas mencapai 526.755 unit.
Direktur Utama PT JSM D Hari Pratama menyebut terjadi peningkatan pergerakan kendaraan yang sangat signifikan menuju berbagai wilayah di Jawa Timur melalui Tol Sumo.
"Secara keseluruhan, angka tersebut meningkat 22,8% dibandingkan kondisi lalu lintas normal," ujar Hari, Minggu (22/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, pihaknya mengatakan kepadatan lalu lintas atau V/C ratio di Gerbang Tol berhasil terjaga pada ambang batas aman.
"Fakta ini membuktikan keandalan Tol Sumo dalam mengakomodasi lonjakan lalu lintas musim lebaran ini secara optimal," ungkap Hari.
Adapun volume kendaraan yang masuk ke Surabaya melalui Gerbang Tol Warugunung selama libur Lebaran tercatat mencapai 249.960 kendaraan atau naik 13,5% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 220.150 kendaraan.
Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Surabaya justru mengalami lonjakan lebih tinggi. Tercatat 276.795 kendaraan keluar kota, meningkat 32,7% dibandingkan kondisi normal sebanyak 208.500 kendaraan.
Pihaknya mengimbau pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar sebelum masuk tol agar perjalanan berlangsung lancar tanpa hambatan di gerbang tol," imbaunya.
