Ribuan kendaraan meninggalkan maupun masuk ke Kota Pahlawan melalui Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) selama periode libur Lebaran. Jumlah kendaraan pun terus mengalami peningkatan.
PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mencatat, lonjakan paling tinggi terjadi pada kendaraan yang keluar Surabaya.
Direktur Utama PT JSM, D. Hari Pratama, menyebut berdasarkan data sementara, total kendaraan yang meninggalkan Surabaya lewat Gerbang Tol Warugunung mencapai lebih dari 221 ribu kendaraan sejak H-10 hingga H-2 Hari Raya Idulfitri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kendaraan yang meninggalkan Surabaya tercatat sebanyak 221.659 kendaraan atau naik 32,2% dari lalu lintas normal 167.743 kendaraan," ujar Hari, Sabtu (21/3/2026).
Sementara itu, arus kendaraan yang masuk ke Surabaya juga mengalami peningkatan signifikan, meski tidak sebesar arus keluar.
"Kendaraan yang memasuki Surabaya melalui Gerbang Tol Warugunung sebanyak 211.568 kendaraan atau naik 18,9% dari lalu lintas normal," tambahnya.
Secara total, volume lalu lintas di ruas Tol Sumo selama periode H-10 hingga H-2 Lebaran mencapai lebih dari 433 ribu kendaraan.
"Total volume lalu lintas mencapai 433.227 kendaraan atau meningkat 25,3% dibandingkan lalu lintas normal," jelasnya.
Meski terjadi lonjakan signifikan, kondisi lalu lintas di ruas tol disebut masih terkendali. Antrean di gerbang tol pun dapat terurai.
"Meski volume kendaraan meningkat tajam, V/C ratio tetap dalam batas aman dan antrean di gerbang tol dapat terurai dengan baik," tegasnya.
Pengguna jalan pun diimbau tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memastikan saldo uang elektronik dan bahan bakar sebelum melakukan perjalanan, terutama selama periode libur Lebaran 2026.
(ihc/abq)
