Khusuknya Ratusan Warga Pacitan Salat Id di Tepi Pantai

Khusuknya Ratusan Warga Pacitan Salat Id di Tepi Pantai

Purwo Sumodiharjo - detikJatim
Sabtu, 21 Mar 2026 08:15 WIB
Ratusan warga Pacitan salat id di tepi Pantai Pancer Dorr
Ratusan warga Pacitan salat id di tepi Pantai Pancer Dorr (Foto: Purwo Sumodiharjo/detikJatim)
Pacitan -

Salat id di Pacitan ini tergolong unik. Bukan di lapangan atau masjid. Ibadah Idul Fitri 1447 H dilaksanakan di tepi Pantai Pancer Dorr. Ratusan jemaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah. Para jemaah terdiri dari karyawan pemkab, TNI, serta masyarakat sekitar.

Pantauan detikJatim, Salat Id dimulai sekitar pukul 06.40 WIB. Bertindak sebagai imam Abdul Basid yang tiap hari menkabat Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan. Adapun selaku Khatib Ustaz Ali Mustofa, pengasuh Ponpes Al Anwar, Kelurahan Ploso.

"Selama sebulan penuh kita telah berupaya menahan lapar dan dahaga, menghidupkan malam dengan ibadah, serta menjaga diri dari segala hal yang dapat mencederai nilai puasa," ucap Ali Mustofa dalam khutbahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pun begitu, lanjut dia, perjuangan terbesar bukanlah sekadar menahan lapar dan dahaga. Namun lebih dari itu adalah mengendalikan hawa nafsu, baik dalam ucapan maupun perbuatan dan bisikan hati. Hal itu merupakan hakikat pendidikan dalam Madrasah Ramadan.

ADVERTISEMENT

Ali juga menegaskan jika Idul Fitri merupakan hari kemenangan. Pun kemenangan dimaksud bukan saja bermakna lahiriah melainkan kemenangan spiritual. Yaitu kemenangan dalam menundukkan nafsu insani dan mengembalikan diri kepada fitrah kesucian.

"Oleh karena itu, sudah sudah sepatutnya kemenangan ini kita sambut dengan rasa syukur yang mendalam ke hadirat Allah SWT," paparnya.

Pelaksanaan Salat Id di kawasan pesisir ini bukan pertama kalinya digelar di daerah berjuluk '70-Mile Sea Paradise'. Saat momen Idul Adha tahun lalu, ibadah salat juga digelar di Pantai Pancer Dorr. Hanya saja lokasinya berada di ujung timur, tak jauh dari Masjid Apung.

Ketua Panitia kegiatan Deni Cahyantoro meyakini penyelenggaraan Salat Id di tepi pantai tidak bertentangan dengan syariah. Di sisi lain kedatangan jemaah ke pantai diharapkan mengenalkan mereka dengan kekayaaan sumber daya alam Pacitan, salah satunya objek wisata pantai.

"Sebenarnya secara syariah ndak ada masalah. Kemudian kami juga ingin mengenalkan Pacitan wisatanya sekaligus beribadah di sini," ujar Deni kepada detikJatim usai salat dilanjutkan saling bersalaman.



(ihc/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads