Takbiran menjadi salah satu momen paling khidmat dalam menyambut Idul Fitri. Kumandang "Allahu Akbar" yang menggema sejak malam hingga menjelang salat Id bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk pengagungan kepada Allah SWT atas kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Bagi umat Islam, mengetahui bacaan takbiran secara lengkap, baik versi panjang maupun pendek, menjadi penting agar dapat melafalkannya dengan benar dan penuh penghayatan. Berikut ini rangkaian bacaan takbiran Idul Fitri lengkap dalam tulisan Arab, latin, serta artinya yang bisa dijadikan panduan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan Takbiran Idul Fitri Versi Panjang
Berikut bacaan takbiran Idul Fitri versi panjang yang kerap dikumandangkan saat malam takbiran hingga menjelang salat Id. Adapun teks takbiran panjang yang dilansir dari buku "Fiqih Praktis I" karya Muhammad Bagir adalah sebagai berikut.
(3x) اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ ، مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ ، صَدَقَ وَعْدَهُ ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar. Laa ilaaha illallaah, wallaahu Akbar, wa lillaahil-hamd. (dibaca 3X)
Allaahu akbar kabiira, wal-hamdu lillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa. Laa ilaaha illallaahu, wa laa na'budu illaa iyyahu, mukhlishiina lahud-diina walau karihal-kaafiruun. Laa ilaha illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal-ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu, wallaahu akbar.
Artinya: Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah Maha besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha besar. Segala puji bagi-Nya.
Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore, tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan keesaan-Nya, Dia dzat yang menepati janji, dzat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya dan menyiksa musuh dengan keesaan-Nya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar.
Bacaan Takbiran Idul Fitri Versi Pendek
Selain versi panjang, umat Islam juga kerap melantunkan bacaan takbiran Idul Fitri versi pendek yang lebih ringkas, namun tetap sarat makna. Lafal ini umum dikumandangkan saat malam takbiran hingga menjelang salat Id. Berikut bacaan takbiran Idul Fitri versi pendek yang dapat diamalkan.
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Arab Latin: Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar. Laa ilaaha illallaah, wallaahu Akbar, wa lillaahil-hamd.
Artinya: Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah Maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah Maha besar. Segala puji bagi-Nya.
(abq/irb)











































