Bacaan Takbir Idul Fitri Lengkap Arab dan Artinya

Bacaan Takbir Idul Fitri Lengkap Arab dan Artinya

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Kamis, 19 Mar 2026 15:30 WIB
Ilustrasi takbiran hari raya Idul Fitri.
Ilustrasi takbiran hari raya Idul Fitri. Foto: ChatGPT
Surabaya -

Sebentar lagi hari kemenangan umat Islam akan tiba setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Menjelang berakhirnya Ramadhan, gema takbir biasanya mulai dikumandangkan sebagai penanda bagi umat Islam untuk menyambut hari raya Idul Fitri.

Mengutip laman Kementerian Agama Republik Indonesia, membaca takbir Idul Fitri hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan. Takbir ini biasanya dikumandangkan sejak malam 1 Syawal hingga pelaksanaan salat Id pada keesokan harinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan Takbir Idul Fitri

Gema takbir biasanya mulai terdengar sejak malam Lebaran hingga pelaksanaan salat Id. Berikut bacaan takbir Idul Fitri lengkap beserta teks Arab, latin, dan artinya yang dirangkum detikJatim dari detikHikmah dan NU Online.

Teks Takbiran Idul Fitri Sesuai Sunnah

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

ADVERTISEMENT

Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu.

Artinya: Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.

Teks Takbiran Idul Fitri Singkat

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً

Latin: Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā.

Artinya: Allah Maha besar dengan segala kebesaran. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.

Teks Takbiran Idul Fitri Lengkap

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

Latin: Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.

Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa wasubhaanallaahi bukrataw wa ashillaa.

Laa ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu Mukhlishiina lahuddiin Walau karihal kaafiruun Walau karihal munafiqun Walau karihal musyriku

Laa ilaaha illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, wa a'azza jundah, wahazamal ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Maha Besar.

Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi Allah

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Allah maha besar dengan segala kebesaran. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.

Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.

Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.

Kapan Membaca Takbir Idul Fitri?

Selain memahami lafaz takbir, umat Islam juga dianjurkan mengetahui waktu yang tepat untuk membaca saat Idul Fitri. Mengutip buku "Fiqih Praktis I" karya Muhammad Bagir, takbir disunahkan untuk dikumandangkan sejak matahari terbenam pada akhir bulan Ramadhan hingga dimulainya salat Idul Fitri.

Waktu yang paling utama untuk membaca takbir adalah setelah melaksanakan salat fardu, baik di rumah maupun masjid. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan membaca takbir saat menunggu pelaksanaan salat Idul Fitri dimulai.

Itulah penjelasan mengenai lafaz takbir Idul Fitri beserta waktu yang dianjurkan untuk membacanya. Semoga informasi ini dapat menambah pemahaman umat Islam dalam menyambut hari raya Idul Fitri.




(auh/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads