Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera menghubungi layanan darurat 110 apabila menghadapi atau terancam tindak kejahatan selama perjalanan mudik Lebaran.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Widi Atmoko, mengatakan hal pertama yang harus dilakukan masyarakat saat menghadapi ancaman kejahatan adalah tidak panik.
"Kejahatan-kejahatan itu menyebabkan ketakutan, namanya fear crime. Yang pertama jangan panik. Ini kelihatannya sepele, tapi sangat penting. Kalau kita panik, kita tidak bisa berpikir dengan tenang," ujar Widi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, masyarakat disarankan segera mencari lokasi yang lebih aman apabila merasa terancam. Misalnya berpindah ke tempat yang lebih terang atau area yang dilengkapi kamera pengawas (CCTV).
"Kalau misalnya terancam di tempat gelap, segera cari tempat yang terang atau lokasi yang ada CCTV," ujarnya.
Widi juga menyarankan masyarakat memanfaatkan ponsel untuk merekam pelaku jika situasi memungkinkan. Rekaman tersebut dinilai dapat membantu proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi tindak kejahatan.
"Yang paling penting adalah menghubungi 110 dalam genggaman kita. Nomor itu langsung terhubung dengan kepolisian dan bisa diakses 24 jam," jelasnya.
Selain layanan 110, masyarakat juga dapat melaporkan kejadian melalui hotline Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur lewat WhatsApp di nomor 081336231994.
"Langsung pencet 110. Begitu berdering, itu langsung diterima oleh seluruh kepolisian yang ada di Indonesia," kata Widi.
Menurutnya, penguatan pengamanan juga dilakukan melalui jaringan kring reserse yang tersebar di jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum hingga polres di seluruh wilayah Jawa Timur. Dengan sistem tersebut, kepolisian dapat merespons lebih cepat jika terjadi tindak kejahatan.
"Dengan perkuatan kring reserse di Dirreskrimum dan polres jajaran, kita bisa segera merespons apabila terjadi kejahatan di wilayahnya. Masyarakat juga bisa langsung memencet 110, nanti akan direspons dan apabila itu kejahatan maka tim reserse akan turun ke lapangan," jelasnya.
Widi pun mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga selama perjalanan mudik.
"Kita harus mudik, itu memang tradisi yang mau tidak mau dilakukan. Tapi ingat, keselamatan diri dan keluarga baik jiwa raga maupun harta benda harus menjadi prioritas," pungkasnya.
(ihc/abq)











































