Arus mudik jelang Lebaran 2026 di Terminal Purabaya masih ramai hingga Kamis (19/3) malam. Pergerakan penumpang terus meningkat, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Pantauan detikJatim, suasana terminal pada malam hari ini tetap padat. Penumpang terlihat memadati area keberangkatan. Bahkan, kondisi salah satu titik di terminal sempat viral di media sosial.
Jalur 8 Terminal Purabaya disebut tak pernah sepi dari antrean penumpang. Jalur ini melayani sejumlah rute favorit seperti Madiun, Nganjuk, dan Ponorogo, yang memang menjadi tujuan favorit pemudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Humas Terminal Tipe A Purabaya, Ilham Brilian mengatakan hingga Kamis malam ini, total pergerakan penumpang mencapai 47.040 orang baik untuk kedatangan maupun keberangkatan.
Mayoritas penumpang memadati area keberangkatan dengan total 31.812 penumpang.
"Rinciannya 332 bus AKAP dengan 9.091 penumpang dan 612 bus AKDP dengan 22.721 penumpang untuk keberangkatan," ujar Ilham saat ditemui detikJatim, Kamis (19/3/2026).
Sedangkan di area kedatangan, ada total 15.228 penumpang hingga malam ini.
"AKAP sebanyak 318 bus dengan 3.334 penumpang, dan AKDP 567 bus dengan 11.894 penumpang," imbuhnya.
Salah satu pemudik, Dwi (28), mengaku memilih berangkat pada malam hari ini untuk menghindari kepadatan siang hari.
"Sengaja berangkat malam biar tidak terlalu panas dan lebih nyaman di perjalanan, enak tinggal tidur gak kerasa sudah sampai Ponorogo," ujar Dwi.
Ia sendiri sengaja memilih mudik dengan bus karena jadwal yang fleksibel serta tarif terjangkau.
"Kalau bus jadwalnya banyak, tiap berapa menit sekali pasti ada. Jadi lebih fleksibel," kata dia.
Bagi Dwi, mudik adalah kebiasaan yang tak bisa ditinggalkan dari tahun ke tahun.
"Saya sudah 5 tahun merantau ke Surabaya, tiap tahun pasti pulang mudik ke kampung," ungkapnya.
Adapun selama masa Angkutan Lebaran 2026 di Terminal Purabaya, beberapa tujuan favorit pemudik masih didominasi wilayah Jawa Timur seperti Blitar, Malang, Ponorogo, Tulungagung, Trenggalek, dan Bojonegoro. Sementara rute luar provinsi seperti Solo, Yogyakarta, Semarang hingga Jakarta juga ramai dituju.
(auh/abq)











































