Polda Jawa Timur akan melakukan penyekatan di beberapa daerah mengantisipasi kegiatan masyarakat. Salah satunya takbir keliling yang sudah dilarang oleh pemerintah.
Dirlantas Polda Jatim Kombes Iwan Saktiadi mengatakan, pada apel hari ini mengantisipasi dinamika kegiatan masyarakat yang semakin tinggi. Mengingat dalam 1-2 hari ke depan menghadapi Idulfitri, seperti Muhammadiyah 1 Syawal besok Jumat (20/3/2026).
Salah satu yang diantisipasi dalam kegiatan masyarakat dalam menyambut Idulfitri adalah takbir. Namun, untuk takbir keliling pemerintah sudah mengeluarkan imbauan agar tidak melaksanakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Takbir setelah diimbau pemerintah untuk dilaksanakan tidak secara berkeliling. Artinya di tempat-tempat masing-masing mengantisipasi munculnya hal yang tidak diinginkan, contoh kecelakaan. Di beberapa tempat juga bahkan memunculkan adanya gesekan di jalan, sehingga terjadi tawuran seperti itu," kata Iwan kepada wartawan di Polda Jatim, Kamis (19/3/2026).
Terkait penyekatan di lapangan, Iwan mengatakan, subsatgas dapat mengantisipasi lalu lintas. Terdapat 168 Pos Pam yang mengantisipasi kegiatan masyarakat, termasuk takbir keliling.
"168 pos Pam, 42 Pos Pelayanan dan 24 Pos Terpadu juga melaksanakan hal yang sama. Ini mengantisipasi kegiatan-kegiatan masyarakat," jelasnya.
"Di antaranya adalah kegiatan yang diprediksi nanti akan muncul di beberapa daerah yaitu takbir," pungkasnya.
