Bencana banjir dan longsor disertai angin kencang di Pasuruan menyebabkan kerusakan di sejumlah lokasi. Kerusakan infrastruktur, bangunan rumah hingga tempat wisata.
"Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan pada hari Selasa (17/3/2026) menyebabkan terjadinya rumah rusak, tanah longsor, dan banjir," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, Rabu (18/3/2026).
Sugeng menjelaskan, angin menyebabkan kerusakan rumah di Jalan Raya Kancilmas, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil. Selain itu, di Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, juga terdampak banjir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerusakan rumah juga terjadi di Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan. Sementara, lokasi wisata Lembah Pandawa di Pandaan juga rusak tergerus air sungai yang meluap.
Longsor di Kecamatan Prigen menyebabkan Tembok Penahan Tanah (TPT) tepi jalan Kelurahan Pecalukan rusak parah. Panjang TPT jalan yang longsor itu mencapai sekitar 15 meter. Dengan lebar 1,5 meter dan kedalaman 10-15 meter.
"Banjir sudah surut. Kami sudah salurkan bantuan kedaruratan bagi untuk rumah yang terdampak. Untuk infrastruktur yang rusak kita koordinasikan dengan dinas terkait," terang Sugeng.
Diberitakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, selama sekitar satu jam, Selasa (17/3), memicu terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah titik. Infrastruktur dan bangunan wisata rusak.
