Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo resmi memberangkatkan program mudik gratis bagi warga pada Rabu (18/3/2026) pagi. Sebanyak 28 armada bus dilepas dari sisi utara Alun-alun Sidoarjo, tepatnya di depan Pendopo Kabupaten.
Program ini mengangkut sekitar 1.400 pemudik dengan tujuan berbagai daerah di Jawa Timur, mulai dari Ponorogo, Magetan, Trenggalek hingga Jember dan Banyuwangi.
Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan, program mudik gratis ini bertujuan membantu masyarakat agar bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman tanpa terbebani biaya transportasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Program ini bukan hanya membantu meringankan biaya masyarakat, tetapi juga untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan penggunaan kendaraan pribadi," ujar Subandi usai pelepasan peserta, Rabu (18/3/2026).
Ia menambahkan, Pemkab Sidoarjo juga ingin memastikan perjalanan pemudik berlangsung tertib dan selamat. Karena itu, seluruh armada telah melalui pemeriksaan kelayakan sebelum diberangkatkan.
"Keselamatan menjadi prioritas. Kami berpesan kepada para pengemudi agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keamanan selama perjalanan," tegasnya.
Sebelumnya, para peserta diwajibkan melakukan verifikasi data di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo dengan membawa KTP atau KK. Menariknya, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP Sidoarjo.
Selain fasilitas transportasi, peserta juga mendapatkan souvenir dari panitia. Sementara untuk arus balik, Dishub Sidoarjo telah berkoordinasi dengan Dishub di daerah tujuan guna memfasilitasi kepulangan pemudik kembali ke Sidoarjo.
Pemkab juga mengimbau peserta yang batal berangkat agar melapor maksimal dua hari sebelum keberangkatan agar kuota bisa dimanfaatkan warga lain.
"Semoga seluruh peserta bisa sampai di kampung halaman dengan selamat, sehat, dan kembali ke Sidoarjo dengan lancar," pungkas Subandi.
(irb/hil)











































