Gercep Pemkab Sidoarjo Perbaiki 66 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung

Gercep Pemkab Sidoarjo Perbaiki 66 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung

Aprilia Devi - detikJatim
Senin, 16 Mar 2026 16:45 WIB
Bupati Subandi saat sidak rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung.
Bupati Subandi saat sidak rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung/Foto: Aprilia Devi/detikJatim
Sidoarjo -

Sebanyak 66 rumah di kawasan Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Sidoarjo rusak akibat angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (15/3) sore. Dari jumlah tersebut, 20 rumah tercatat mengalami kerusakan berat.

Pantauan detikJatim di Desa Segoro Tambak RT 03 RW 01, sejumlah rumah warga terlihat mengalami kerusakan pada bagian atap yang hilang tersapu angin. Kayu-kayu rangka atap juga tampak berserakan di sekitar rumah.

Warga juga mengeluhkan instalasi listrik yang masih terkendala akibat kerusakan setelah angin puting beliung menerjang kawasan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati Sidoarjo Subandi pun turun langsung meninjau lokasi terdampak. Ia memastikan perbaikan rumah warga segera dilakukan, mengingat tak lama lagi Hari Raya Idul Fitri.

ADVERTISEMENT

"Ada 66 rumah yang kemarin terkena angin puting beliung, 20 rumah rusak berat. Ini tadi sudah kita perintahkan hari ini dan besok material harus kita turunkan. Karena ini mendekati Lebaran," kata Subandi kepada detikJatim, Senin (16/3/2026).

Subandi meminta pengerjaan dilakukan dengan kerjasama berbagai pihak agar bisa cepat selesai.

"Besok sudah ada perbaikan. Jadi 20 tempat itu minimal kita ayo bareng-bareng dikeroyok biar cepat selesai. Kalau nanti enggak selesai kasihan. Ini mendekati Lebaran juga warga kita juga menunggu itu ya," ujarnya.

Ia memastikan pemerintah daerah akan membantu mengganti material rumah warga yang rusak akibat terjangan angin, seperti kayu rangka hingga atap rumah.

"Kalau kayunya yang rusak ya kita ganti, kalau asbesnya rusak juga kita ganti," jelasnya.

Selain rumah yang rusak berat, puluhan rumah lain yang terdampak juga akan didata ulang untuk mengetahui kebutuhan perbaikan yang diperlukan.

"Yang sisanya biarkan nanti dicek ulang lagi, didata ulang lagi yang dibutuhkan apa. Yang penting kita pemerintah daerah terus turun di lapangan, membantu warga kita yang membutuhkan," pungkasnya.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads