Sebuah rumah milik prajurit TNI di Kabupaten Ponorogo terbakar pada Minggu (15/3/2026). Kebakaran diduga berasal dari peralatan elektronik yang sedang diservis di dalam rumah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di rumah milik Sapto Pujiono (46), warga Dukuh Mantren, Desa Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Ponorogo.
Pamapta I Polres Ponorogo IPDA John Anderson Batara Aryasena mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh istri korban yang mencium bau benda terbakar dari dalam rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Istri korban saat itu sedang beristirahat di kamar. Ia mencium bau benda terbakar, kemudian dicek dan ternyata api berasal dari meja depan yang terdapat peralatan elektronik yang sedang diservis," ujar John Anderson, Minggu (15/3/2026).
Melihat api mulai membesar, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Api dengan cepat menjalar ke bagian rumah lainnya karena angin bertiup cukup kencang.
"Saksi kemudian keluar rumah sambil berteriak meminta bantuan warga untuk memadamkan api," tambahnya.
Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah diketahui sedang keluar untuk mencari peralatan elektronik.
Petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Ponorogo menerjunkan dua unit mobil damkar ke lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, sebagian rumah dan sejumlah barang milik korban hangus terbakar. Beberapa kendaraan juga ikut terdampak, yakni tiga sepeda motor masing-masing Honda PCX, Honda Beat dan Suzuki Thunder, serta satu sepeda pancal.
Selain itu, sejumlah perabot rumah tangga juga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
"Untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan," jelas John.
Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan para saksi.
Beberapa barang bukti yang diamankan di antaranya kabel yang terbakar, peralatan elektronik seperti travo dan dinamo kipas angin, serta kaleng cairan pembersih.
"Petugas juga membantu proses evakuasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran," pungkasnya.
(ihc/abq)











































