Gudang Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo Terbakar, IGD Sempat Ditutup

Gudang Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo Terbakar, IGD Sempat Ditutup

Charolin Pebrianti - detikJatim
Minggu, 04 Jan 2026 19:23 WIB
Gudang Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo Terbakar, IGD Sempat Ditutup
Kebakaran di RSUD dr Harjono Ponorogo (Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim)
Ponorogo -

Kebakaran terjadi di RSUD dr Harjono pada Minggu (4/1/2026) sore. Api dilaporkan muncul di gudang farmasi yang berada di sebelah barat Instalasi Gawat Darurat (IGD). Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun evakuasi pasien dalam peristiwa tersebut.

Plt Direktur RSUD dr Harjono, dr Made Jeren, mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 16.00 WIB dan segera dilaporkan oleh petugas keamanan. Pihak rumah sakit langsung melakukan penanganan awal sambil berkoordinasi dengan pemadam kebakaran.

"Api muncul jam 4 sore, yang melihat pertama kali security, lalu segera dilaporkan dan langsung diatasi," kata dr Made.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dr Made, area yang terbakar merupakan satu kesatuan gudang farmasi dari bawah hingga atas. Ia menyebut, bagian yang terbakar didominasi kardus dan kertas, sehingga persediaan obat-obatan medis dipastikan relatif aman.

"Tadi yang sebelah atas warna hijau itu sedikit lagi baru obat-obatan, jadi kita harapkan sudah padam sehingga obat-obat medis yang tersimpan itu mudah-mudahan aman," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, pihak rumah sakit tidak melakukan pengecekan ke lantai atas karena api sudah terlokalisir.

"Kalau hanya terlokalisir di sini, karena yang terbakar kardus dan kertas, tidak perlu khawatir persediaan obat," jelasnya.

Dampak kebakaran membuat IGD sempat ditutup sementara untuk mencegah asap masuk ke area pelayanan. Meski demikian, dr Made memastikan tidak ada pasien yang dievakuasi.

"IGD kita tutup supaya asap tidak masuk ke sana. Sementara tidak ada evakuasi pasien. Pelayanan tetap jalan, hanya sistem yang down," katanya.

Sementara itu, Humas RSUD dr Harjono, Sugianto, menjelaskan asap pertama kali terlihat dari bagian atas gudang. Petugas keamanan kemudian bekerja sama dengan tim EPS membuka pintu gudang secara paksa.

"Muncul asap dari atas, kemudian security bekerja sama dengan EPS untuk membuka pintu secara paksa," ujar Sugianto.

Sugianto menyebut titik api diduga berasal dari area bawah gudang yang berisi kertas resep dan nota.

"Di bawah itu untuk resep, kertas. Diperkirakan titik api dari situ. Yang terbakar kardus dan kertas resep," jelasnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui.

"Hari ini libur, penyebab belum tahu, kita menunggu. Insyaallah aman untuk obat-obatan, mudah-mudahan titik api tidak menjalar ke obat," tambahnya.

Kepala Bidang Damkar, Bambang Supeno, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.45 WIB. Tim pemadam langsung mengerahkan empat unit mobil damkar ke lokasi.

"Sekitar jam 16.45 kami menerima informasi dari RSUD telah terjadi kebakaran di gudang farmasi di sebelah barat IGD," kata Bambang.

Bambang menyebut pemadaman melibatkan personel damkar, BPBD, serta dibantu aparat kepolisian. Namun, petugas sempat mengalami kendala asap tebal dan sekat bangunan yang terbuat dari kaca.

"Kendalanya asap dan sekatnya terbuat dari kaca. Yang terbakar gudang farmasi berisi alkohol, nota, dan resep," jelasnya.

Terkait penyebab kebakaran, Bambang mengatakan dugaan sementara mengarah pada konsleting listrik, namun belum dapat dipastikan karena masih dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Dugaannya konsleting listrik, tapi belum dipastikan karena masih olah TKP," pungkasnya.

Api dilaporkan sudah berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas masih melakukan pembasahan untuk mencegah api muncul kembali, serta dibantu BPBD dengan penggunaan blower untuk mengurangi asap di dalam ruangan.




(dpe/abq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads