Antisipasi Kepadatan Pemudik ke Bawean, Kapolres Gresik Cek Pelabuhan

Antisipasi Kepadatan Pemudik ke Bawean, Kapolres Gresik Cek Pelabuhan

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Sabtu, 14 Mar 2026 19:30 WIB
Kapolres Gresik memantau Pos pelayanan di Pelabuhan Gresik
Kapolres Gresik memantau Pos pelayanan di Pelabuhan Gresik (Foto: Istimewa)
Gresik -

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution meninjau kesiapan pengamanan arus mudik jalur laut di Pelabuhan Gresik. Pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan pemudik tujuan Pulau Bawean menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 H.

Pelabuhan Gresik menjadi salah satu jalur utama penyeberangan menuju Pulau Bawean. Setiap musim mudik, ribuan warga Bawean yang bekerja di Gresik, Surabaya hingga luar daerah memanfaatkan jalur laut tersebut untuk pulang kampung.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan Pos Pengamanan (Pos Pam), personel gabungan, serta fasilitas pendukung pelayanan pemudik. Selain itu, pengecekan juga bertujuan memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memastikan seluruh personel dan sarana di Pos Pam siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan mudik ke Bawean," ujar Ramadhan kepada detikJatim, Sabtu (14/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ramadhan didampingi Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik Capt. Herbert Elisa Paruntungan Marpaung, serta sejumlah Pejabat Utama Polres Gresik. Kehadiran sejumlah pihak ini menunjukkan sinergi lintas instansi dalam pengamanan arus mudik laut.

ADVERTISEMENT

Menurut Ramadhan, pelabuhan merupakan titik vital transportasi yang harus mendapatkan perhatian khusus selama masa mudik Lebaran. Oleh sebab itu, kesiapan personel dan fasilitas harus dipastikan sejak dini.

"Pelabuhan ini menjadi pintu utama keberangkatan masyarakat menuju Bawean. Pengamanan harus maksimal agar aktivitas penumpang tetap aman dan tertib," tegasnya.

Pos Pam Pelabuhan Gresik diperkuat oleh personel gabungan dari berbagai unsur. Di antaranya Polri, Kamladu, KSOP, petugas keamanan Pelindo, tim kesehatan, hingga dukungan cadet taruna dan anggota Pramuka.

Selain dukungan personel, kawasan pelabuhan juga dilengkapi fasilitas pemantauan modern. Sistem tersebut berupa jaringan CCTV terintegrasi serta radar pemantau lalu lintas kapal yang dapat memonitor pergerakan kapal secara real-time.

Ramadhan mengatakan sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus mudik laut. Dengan kolaborasi tersebut, pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat berjalan maksimal.

"Pengamanan ini tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu kami bersinergi dengan KSOP, Pelindo dan seluruh unsur terkait agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal," ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan para calon penumpang tujuan Bawean untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Masyarakat diminta mematuhi aturan keselamatan pelayaran yang telah ditetapkan.

"Kami mengimbau masyarakat membeli tiket secara resmi, datang lebih awal ke pelabuhan, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama," katanya.

Ia menambahkan, ketertiban penumpang selama berada di kawasan pelabuhan juga sangat menentukan kelancaran proses keberangkatan kapal. Karena itu, pemudik diminta tidak memaksakan diri jika kapasitas maksimal kapal sudah terisi.

"Utamakan keselamatan selama perjalanan. Ikuti prosedur yang ada dan jangan memaksakan naik kapal jika kapasitas sudah penuh," pungkasnya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads