Sejumlah titik ruas jalan di Kota Malang tergenang air akibat hujan deras. Banjir masih melanda kawasan yang sama, yakni Jalan Soekarno-Hatta, Kedawung, dan ruas jalan lainnya.
Pantauan di lapangan, banjir nenggenangi sejumlah ruas jalan, tak lama setelah hujan deras disertai angin mulai mengguyur Kota Malang sejak Sabtu (14/3/2026), pukul 15.00 WIB.
Seperti Jalan Hamid Rusdi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, adanya banjir membuat pengendara motor harus ekstra hari-hati saat melintas. Banjir yang sama juga dilaporkan warga terjadi di kawasan Jalan Maninjau Raya, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video yang diunggah media sosial terlihat banjir nyaris menutup seluruh ruas jalan. Kondisi yang sama juga terjadi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta.
Banjir yang terjadi membuat pengguna jalan, terutama pengguna motor harus menepikan kendaraan. Ruas jalan yang tergenang air berada di sisi barat atau lajur dari arah Jalan MT Haryono menuju Jalan Borobudur.
Banjir yang terjadi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta ini cukup mengundang banyak pertanyaan. Karena sebelumnya pemerintah telah membangun proyek drainase untuk mengatasi banjir senilai Rp 32 miliar.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang Surya Adi Nugroho mengaku, pihaknya tengah melakukan pendataan adanya banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi hari ini.
Menurut Surya, pihaknya menerima laporan terjadinya banjir di kawasan Kedawung, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Banjir diduga akibat penyempitan saluran air. Sehingga ketika debit air meningkat akibat hujan deras meluber ke ruas jalan.
"Salurannya menyempit (Kedawung), selain lokasinya memang rendah (cekungan)," ujar Surya saat dikonfirmasi, Sabtu sore.
Hingga berita ini diturunkan, intensitas hujan di sejumlah wilayah Kota Malang sedikit mereda.
(abq/abq)
