Waspada! Ini Daerah Rawan Banjir hingga Longsor Saat Mudik Lebaran

Waspada! Ini Daerah Rawan Banjir hingga Longsor Saat Mudik Lebaran

Faiq Azmi - detikJatim
Kamis, 12 Mar 2026 19:00 WIB
Ilustrasi bencana saat mudik di Jatim
Ilustrasi bencana saat mudik di Jatim/Foto: ChatGPT
Surabaya -

Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di Jawa Timur hingga akhir Maret 2026. BPBD Jatim menyebut, sejumlah daerah masih memiliki potensi rawan bencana banjir dan tanah longsor saat momen mudik Lebaran 2026 ini.

"Terutama di kawasan wisata, warga harus waspada. Karena sebulan ini intensitas hujan sangat tinggi dan berpotensi tanah menjadi jenuh dan bisa berpotensi terjadinya longsor," kata Kalaksa BPBD Gatot Soebroto di Surabaya, Kamis (12/3/2026).

Gatot membeberkan, sejumlah kabupaten/kota yang berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Di antaranya Malang, Mojokerto, Batu, Trenggalek, Ponorogo, hingga Madiun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Daerah-daerah tersebut punya potensi rawan bencana tanah longsor. Sementara hampir semua daerah di Jatim rawan akan potensi bencana banjir akibat curah hujan yang tinggi, termasuk Sidoarjo, Pasuruan, Lamongan, Bangkalan-Sampang, dan pesisir Situbondo," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, Gatot menyebut operasi modifikasi cuaca (OMC) akan dilakukan Pemprov Jatim selama 10 hari di momen Lebaran 2026. Tujuannya agar hujan ekstrem tidak turun di lokasi-lokasi yang dipadati pemudik.

"Kami lakukan OMC selama 10 hari mulai 16 Maret sampai 25 Maret. OMC ini akan kami fokuskan termasuk ke tempat-tempat wisata yang banyak dikunjungi warga saat libur lebaran," terangnya.

Gatot menyebut, OMC terbukti efektif mengurangi potensi cuaca ekstrem di Jatim. Di mana Pemprov Jatim telah melakukan OMC sejak pertengahan Desember 2025 hingga awal Februari 2026.

"Kami juga imbau warga agar terus mengecek informasi melalui kanal-kanal resmi pemerintah yang berkaitan dengan bencana alam dan cuaca ekstrem," tandasnya.




(faa/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads