Pemudik Lebaran 2026 di Jawa Timur diimbau mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama perjalanan. Cuaca yang masih didominasi hujan dengan intensitas menengah, berpotensi memengaruhi kenyamanan sekaligus keselamatan pemudik di jalan.
Data Stasiun Klimatologi Jawa Timur Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, curah hujan pada periode 11-20 Maret 2026 diperkirakan masih berada pada kategori menengah. Bahkan, peluang terjadinya hujan di sebagian besar wilayah Jawa Timur diprediksi kisaran 51-150 milimeter yang mencapai lebih dari 70 persen.
Untuk itu, kewaspadaan terhadap hujan di sepanjang perjalanan mudik, terutama saat melintasi daerah lereng-lereng gunung harus ditingkatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirlantas Polda Jatim Kombes Iwan Saktiadi mengingatkan, polisi telah bekerja sama dengan BMKG untuk memantau cuaca selama mudik Lebaran agar perjalanan warga dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Begini imbauannya.
"Pastikan bahwa wiper mobil berfungsi dengan baik. Kemudian gunakan penerangan," ujarnya kepada detikJatim, Selasa (10/3/2026).
Selain itu, Iwan mengimbau masyarakat untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat hujan tiba. Terkhusus saat melewati lintasan yang cukup ekstrem seperti kawasan Pacet atau jalur menuju Bromo lewat Probolinggo. Sebab, jalanan akan menjadi lebih licin saat hujan tiba.
Melengkapi imbauan tersebut, BMKG juga meminta masyarakat untuk menghindari daerah rawan bencana longsor dan banjir, terutama saat siang atau malam hari di mana potensi cuaca ekstrem bisa sewaktu-waktu terjadi.
Pihak kepolisian bersama BMKG dan instansi-instansi terkait lainnya akan terus memperbarui informasi perkembangan cuaca selama masa mudik agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
"Tetap kita akan update (cuaca dan keadaan jalan) di setiap daerah, demikian juga dengan BMKG. Jika nanti sewaktu-waktu ada perubahan anomali yang akan terjadi yang sifatnya ekstrem, harus diwaspadai saat berkendara," ungkap Iwan.
Adapun masyarakat dapat mengetahui informasi seputar cuaca terkini di berbagai wilayah termasuk Jawa Timur melalui aplikasi "Info BMKG", sms blasting BMKG-KOMDIGI, media sosial @infobmkgjuanda serta call center 196.
(auh/hil)











































