Kapan Malam 23 Ramadhan 2026, Apakah Ini Lailatul Qadar?

Kapan Malam 23 Ramadhan 2026, Apakah Ini Lailatul Qadar?

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Rabu, 11 Mar 2026 15:00 WIB
Ilustrasi Lailatul Qadar.
Ilustrasi Lailatul Qadar. Foto: David Besh/Pexels
Surabaya -

Malam-malam terakhir di bulan Ramadhan selalu menjadi momen yang paling dinantikan umat Islam. Salah satu yang paling banyak dicari adalah malam ke-23 Ramadhan, karena termasuk dalam deretan malam ganjil yang diyakini berpotensi menjadi Lailatul Qadar, yaitu malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan.

Lantas, kapan malam 23 Ramadhan 2026 berlangsung? Banyak umat Islam memanfaatkan malam ini untuk memperbanyak ibadah seperti sholat malam, membaca Al Qur'an, dan berdoa dengan harapan dapat meraih keberkahan, serta keutamaan dari malam istimewa tersebut.

Malam 23 Ramadhan 2026 Versi Pemerintah

Berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama 1 Ramadhan 1447 ditetapkan jatuh pada Kamis 19 Februari 2026. Dengan demikian, malam ke-23 Ramadhan 1447 Hijriah akan jatuh pada Kamis malam 12 Maret 2026 hingga Jumat dini hari 13 Maret 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut jadwal lengkap malam-malam ganjil 10 hari terakhir Ramadhan 2026 yang dapat menjadi acuan bagi umat Islam yang mengikuti ketetapan pemerintah di Indonesia.

  • Selasa 10 Maret 2026: Hari ke-20 Ramadhan 1447 H
  • Rabu 11 Maret 2026: Hari ke-21 Ramadhan 1447 H
  • Kamis 12 Maret 2026: Hari ke-22 Ramadhan 1447 H
  • Jumat 13 Maret 2026: Hari ke-23 Ramadhan 1447 H
  • Sabtu 14 Maret 2026: Hari ke-24 Ramadhan 1447 H
  • Minggu 15 Maret 2026: Hari ke-25 Ramadhan 1447 H
  • Senin 16 Maret 2026: Hari ke-26 Ramadhan 1447 H
  • Selasa 17 Maret 2026: Hari ke-27 Ramadhan 1447 H
  • Rabu 18 Maret 2026: Hari ke-28 Ramadhan 1447 H
  • Kamis 19 Maret 2026: Hari ke-29 Ramadhan 1447 H
  • Jumat 20 Maret 2026: Hari ke-30 Ramadhan 1447 H

ADVERTISEMENT

Malam 23 Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah

Sementara Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu 18 Februari 2026, sebagaimana tercantum dalam Maklumat PP Muhammadiyah tentang Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah.

Oleh karena itu, malam ke-23 Ramadhan 1447 jatuh pada Rabu malam 11 Maret 2026 hingga Kamis dini hari 12 Maret 2026. Berikut jadwal lengkap malam ganjil 10 hari terakhir Ramadhan 2026 yang dapat menjadi acuan bagi umat Muslim yang mengikuti ketetapan Muhammadiyah.

  • Senin 9 Maret 2026: Hari ke-20 Ramadhan 1447 H
  • Selasa 10 Maret 2026: Hari ke-21 Ramadhan 1447 H
  • Rabu 11 Maret 2026: Hari ke-22 Ramadhan 1447 H
  • Kamis 12 Maret 2026: Hari ke-23 Ramadhan 1447 H
  • Jumat 13 Maret 2026: Hari ke-24 Ramadhan 1447 H
  • Sabtu 14 Maret 2026: Hari ke-25 Ramadhan 1447 H
  • Minggu 15 Maret 2026: Hari ke-26 Ramadhan 1447 H
  • Senin 16 Maret 2026: Hari ke-27 Ramadhan 1447 H
  • Selasa 17 Maret 2026: Hari ke-28 Ramadhan 1447 H
  • Rabu 18 Maret 2026: Hari ke-29 Ramadhan 1447 H
  • Kamis 19 Maret 2026: Hari ke-30 Ramadhan 1447 H

Apakah Malam 23 Ramadhan Adalah Malam Lailatul Qadar?

Mengutip NU Online, malam ke-23 Ramadhan sering dianggap sebagai salah satu malam yang memiliki peluang menjadi Lailatul Qadar. Hal ini karena malam tersebut termasuk dalam deretan malam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.

Meskipun demikian, hingga kini tidak ada kepastian mengenai waktu pastinya terjadinya Lailatul Qadar. Dalam berbagai riwayat hadis, Muhammad SAW tidak menyebutkan secara tegas tanggal terjadinya malam tersebut.

Rasulullah SAW hanya menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan. Sebagaimana dalam hadis berikut.

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ اْلاَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ.

Artinya: Carilah malam lailatul qadar itu pada malam ganjil sepuluh terakhir di bulan Ramadhan. (HR Bukhari)

Perbedaan pendapat juga muncul di kalangan para sahabat mengenai kapan tepatnya Lailatul Qadar terjadi. Sebagian sahabat seperti Abdullah ibn Umar berpendapat bahwa malam ke-23 Ramadhan memiliki peluang menjadi Lailatul Qadar. Namun, ada pula sahabat lain yang meyakini malam berbeda, seperti malam ke-21, atau malam ke-27 Ramadhan.

Meskipun terdapat banyak perbedaan pendapat, Rasulullah memberikan beberapa gambaran tentang ciri-ciri malam Lailatul Qadar. Abdullah bin Mas'ud menyampaikan ciri malam Lailatul Qadar dari Rasulullah sebagaimana dalam penjelasan hadis berikut.

وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِيْ صَبِيْحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شِعَاعَ لَهَا

Artinya: Cirinya Matahari terbit di pagi malam Lailatul Qadar tidak menyengat dan (langit) terlihat putih cerah. (HR Muslim)

Jabir bin Samurah juga menyampaikan ciri-ciri malam Lailatul Qadar sebagai berikut.

مِنْ حَدِيثِ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ مَرْفُوعًا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ مَطَرٍ وَرِيحٍ وَلِابْنِ خُزَيْمَةَ مِنْ حَدِيثِ جَابِرٍ مَرْفُوعًا فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَهِيَ لَيْلَةٌ طَلْقَةٌ بَلْجَةٌ لَا حَارَّةٌ وَلَا بَارِدَةٌ تَتَّضِحُ كَوَاكِبُهَا وَلَا يَخْرُجُ شَيْطَانُهَا حَتَّى يُضِىءُ فَجْرُهَا

Artinya: Dari Hadis Jabir bin Samuroh (disandarkan ke Rasulullah): Ciri Lailatul Qodar itu malamnya hujan dan berangin. Ibnu Khuzaimah meriwayatkan hadis dari Jabir (disandarkan ke Rasulullah) juga: Ciri Lailatul Qodar itu bercahaya, terang, tidak panas, dan tidak dingin. Bintang-bintang terlihat jelas. Setan tidak berani keluar sampai Fajar terbit menyinarinya.

Doa Malam Lailatul Qadar

Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Dikutip dari NU Online, berdasarkan riwayat Imam At-Tirmidzi, berikut bacaan doa yang dianjurkan untuk diamalkan pada malam Lailatul Qadar:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Arab Latin: Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annī ('annā jika dibaca berjemaah).

Artinya: Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).

Doa tersebut sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut.

وَعَنْ عائشة رضي الله عنها: قالت: «قلت: يا رسولَ الله إِنْ وَافَقْتُ ليلةَ القَدْرِ ، ما أَدْعُو به؟ قال: قُولي: اللهم إنك عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فاعْفُ عَنِّي» أخرجه الترمذي

Artinya: Dari sayyidah Aisyah ra, ia bercerita, ia pernah bertanya, 'Wahai Rasulullah, jika aku kedapatan menjumpai lailatul qadar, bagaimana doa yang harus kubaca?' Rasulullah saw menjawab, 'Bacalah, 'Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annī. (HR At-Tirmidzi)




(hil/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads