Apakah Malaikat Turun Saat Lailatul Qadar?

Apakah Malaikat Turun Saat Lailatul Qadar?

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Rabu, 11 Mar 2026 01:00 WIB
Ilustrasi malam Lailatul Qadar yang terletak pada akhir Ramadhan.
Ilustrasi malam Lailatul Qadar yang terletak pada akhir Ramadhan. Foto: Getty Images/iStockphoto/pinnacleanimates
Surabaya -

Malam Lailatul Qadar dikenal sebagai salah satu malam paling istimewa pada bulan Ramadhan. Pada malam tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah karena diyakini memiliki keutamaan yang sangat besar dibandingkan malam-malam lainnya.

Salah satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah apakah malaikat benar-benar turun ke bumi saat malam Lailatul Qadar? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apakah Malaikat Turun Saat Lailatul Qadar?

Dalam Al-Qur'an dijelaskan bahwa malaikat memang turun ke bumi pada malam Lailatul Qadar. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam surat Al Qadar ayat 4 sebagai berikut.

تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ

Arab Latin: Tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr.

ADVERTISEMENT

Artinya: Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

Mengutip buku "Rahasia Puasa Ramadhan" karya Yasin T Al Jibouri dan Mirza Javad Agha Maliki Tabrizi, dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa Allah SWT memerintahkan Malaikat Jibril untuk turun ke bumi bersama sekelompok malaikat pada malam Lailatul Qadar.

Mereka disebutkan membawa panji-panji berwarna hijau yang kemudian ditancapkan Jibril di puncak Ka'bah. Dalam riwayat tersebut juga disebutkan bahwa Malaikat Jibril memiliki 600 sayap.

Di mana, salah satu sayapnya hanya terbuka pada malam Lailatul Qadar. Pada malam yang penuh kemuliaan itu. Jibril bersama para malaikat turun ke bumi dan memberikan salam kepada orang-orang yang tengah beribadah.

Para malaikat juga disebut menjabat tangan orang-orang yang berdoa serta memohon ampun kepada Allah SWT pada malam tersebut. Doa-doa yang dipanjatkan diyakini akan diterima Allah hingga terbitnya fajar, sebagaimana disebutkan dalam salah satu riwayat berikut.

Dari Ibnu Abbas RA, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda:

"Dan, bila tiba malam Lailatul Qadar, Allah akan memerintahkan Jibril turun ke Bumi bersama serombongan malaikat yang membawa bendera hijau dan menancapkan bendera itu di puncak Ka'bah. Malaikat Jibril memiliki seratus sayap, dua sayap di antaranya tidak pernah dibentangkan kecuali pada malam itu.

Lalu, ia membentangkan kedua sayapnya itu pada malam tersebut, sehingga meliputi timur dan barat. Kemudian Jibril mengerahkan para malaikat agar memberi salam kepada setiap orang yang sedang berdiri, duduk, shalat, dan berzikir.

Para malaikat akan berjabat tangan dengan mereka dan mengamini doa-doa mereka hingga terbit fajar. Apabila fajar terbit, Jibril menyeru para malaikat, 'Wahai para malaikat, berpencarlah!'.

"Para malaikat bertanya, 'Wahai Jibril, apa yang akan Allah perbuat, apakah sehubungan dengan hajat-hajat kaum Mukmin dari umat Muhammad?'

"Jibril berkata, 'Allah memandang mereka pada malam ini dan mengampuni mereka kecuali empat golongan manusia.'

"Maka kami (para sahabat) bertanya, 'Ya Rasulullah, siapakah mereka itu?'

"Beliau bersabda, 'Mereka adalah orang yang meminum arak, orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, orang yang memutuskan tali silaturahmi, dan yang memusuhi.'

"Kami bertanya, 'Ya Rasulullah, siapakah yang memusuhi itu?'

"Beliau bersabda, 'Yaitu orang yang membenci dan memutuskan persaudaraanya." .... (HR Ibnu Hibban dan Baihaqi).

Dikutip dari NU Online, malaikat yang turun ke Bumi pada malam Lailatul Qadar jumlahnya sangat banyak. Mereka datang dengan cahaya yang cemerlang, serta membawa suasana yang penuh kedamaian serta kesejahteraan.

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar Lainnya

Selain keutamaan yang telah banyak dikenal, malam Lailatul Qadar juga memiliki berbagai keistimewaan lain yang sering kali luput dari perhatian. Berikut sejumlah keistimewaan malam Lailatul Qadar yang jarang diketahui dan telah dirangkum detikJatim.

1. Dosa Terdahulu Akan Diampuni

Salah satu keutamaan malam Lailatul Qadar adalah mendapat ampunan dari dosa-dosa terdahulu. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa beribadah di malam Lailatul Qadar dengan rasa iman dan mengharap pahala dari Allah, ia akan diampuni dosanya yang telah lalu. (HR Bukhari dan Muslim)

2. Malam Turunnya Al-Qur'an

Keutamaan malam Lailatul Qadar adalah menjadi malam turunnya Al-Quran yang merupakan pedoman kehidupan bagi umat islam. Sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Qadr ayat 1:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur'an itu pada malam Lailatul Qadar.

3. Malam Penuh Keberkahan

Keutamaan malam Lailatul Qadar selanjutnya adalah malam penuh keberkahan. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam surat Ad Dukhan ayat 3:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ

Artinya: Sesungguhnya kami turunkan Al-Qur'an itu pada malam yang penuh berkah (malam Lailatul Qadar).

4. Malam Penentu Takdir Tahunan

Pada malam Lailatul Qadar, Allah memberitahu para malaikat terkait apa yang terjadi pada hambanya hingga datangnya Lailatul Qadar pada tahun selanjutnya. Allah memberitahu malaikat siapa saja yang lahir, mati, sakit, sehat, ditimpa musibah, disempitkan rezekinya, dilapangkan rezekinya, dan lainnya. Allah SWT berfirman:

فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ

Artinya: Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. (QS ad Dukhan: 4)

5. Malam Lebih Baik daripada Seribu Bulan

Amal saleh yang ada pada malam Lailatul Qadar lebih baik daripada amal saleh yang dilakukan selama seribu bulan. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan Allah dalam ayat berikut.

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. (QS Al-Qadr: 3)




(hil/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads