Dua orang warga Jatibanteng, Situbondo dilaporkan hilang terseret arus banjir. Pencarian masih terus dilakukan.
Keduanya yakni Tohari (40), warga Desa Patemon dan Jaelani (40), warga Desa Sumberanyar, Jatibanteng. Korban diduga hilang saat mencari rumput.
Data yang dihimpun, sebelum hilang, Tohari disebut tengah ke sawah mencari rumput. Beberapa saat kemudian sungai desa tersebut banjir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengetahui hilangnya kedua orang tersebut, warga lantas menyisir sepanjang sungai, tapi tak membuahkan hasil.
Kapolsek Jatibanteng Iptu Agus Nurahmadi juga membenarkan dugaan hilangnya dua warga Jatibanteng tersebut
"Tohari diduga hilang saat mencari rumput. Sedang Jaelani dikabarkan hilang usai panen jagung di ladangnya. Di perjalanan pulang, diduga Jaleani terseret arus sungai," katanya, Minggu (8/6/2026).
Terpisah, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau karib disapa Mas Rio mengatakan, akan menetapkan level bencana menjadi Tanggap Darurat.
Sebab, menurut Mas Rio, banjir dan angin kencang pada Sabtu (7/3/2026) malam tersebut telah membahayakan. Bahkan dua warga dilaporkan hilang karena terseret arus.
"Memang ada laporan korban hilang dua orang dari dua desa berbeda. Ini sudah levelnya harus kita naikkan ke tanggap darurat, karena sudah membahayakan," kata Mas Rio ditemui di lokasi pencarian.
(auh/hil)
