Ketinggian muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan kenaikan hingga Jumat (6/3/2026) pagi. Meski volume air terus bertambah status debet sungai saat ini masih berada di level siaga hijau.
Berdasarkan data terbaru dari Perusahaan Umum Jasa Tirta Divisi Jasa Asa III Bengawan Solo, kenaikan debit air di Bengawan Solo terpantau konsisten sejak dini hari. Ini ditunjukkan dengan papan ukur atau peilschaal di Karangnongko, ketinggian air tercatat berada di angka 27,21 pada pukul 03.00 WIB.
Ketinggian air itu sempat sedikit terkoreksi ke angka 27,17 pada pukul 06.00 WIB dan kembali naik menjadi 27,20 pada alat peilschaal pada pukul 09.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di papan ukur Kota Bojonegoro, kenaikan terlihat lebih signifikan. Pada pukul 00.00 WIB, TMA berada di angka 12,77, kemudian merangkak naik menjadi 12,81 pada pukul 03.00 WIB, 12,88 pada pukul 06.00 WIB, dan mencapai 12, 89 pada pukul 09.00 WIB.
Petugas ukur Perum Jasa Tirta Asa III Bengawan Solo, Ali Santoso menuturkan bahwa posisi air saat ini masih dalam kategori Siaga 1 dengan tren yang cenderung naik.
"Saat ini status bengawan solo di Bojonegoro Siaga Hijau. Trennya ada kenaikan air," ucap Ali Santoso. Jum'at (6/3/2026).
Peningkatan debit air di wilayah hilir ini dipicu air kiriman dari wilayah hulu menyusul adanya pembukaan pintu air di Waduk Gajah Mungkur. Ini mengakibatkan arus sungai mengalir deras dengan warna kecoklatan akibat tingginya sedimen yang terbawa.
Masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo diimbau untuk tetap waspada dan memantau perkembangan situasi secara berkala mengingat tren kenaikan air masih berlangsung dan berpotensi terus meningkat jika suplai air dari wilayah hulu kembali bertambah.
Sebagai informasi, ambang batas status di papan ukur atau peilschaal Karangnongko adalah 29,00 untuk Siaga 1, 29,50 untuk Siaga 2, dan 30,00 untuk Siaga 3. Sedangkan di papan ukur Kota Bojonegoro, Siaga 1 dimulai bila ketinggian air menyentuh 12,06, Siaga 2 pada ketinggian 13,06, dan Siaga 3 pada ketinggian 14,04.
(irb/dpe)











































