Bupati Sidoarjo Subandi mengajak para pengusaha properti untuk terus meningkatkan kepedulian sosial, khususnya dalam mendukung pendidikan anak-anak yatim. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Sidoarjo.
Kegiatan tersebut digelar oleh Forum Daerah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) bersama DPD Real Estate Indonesia (REI) Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Subandi mengapresiasi REI dan berbagai pihak yang telah berinisiatif menggelar kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, santunan kepada anak yatim tidak hanya memberi manfaat bagi penerima bantuan, tetapi juga membawa keberkahan bagi dunia usaha dan pembangunan daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih kepada REI dan seluruh pihak yang telah peduli kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini membawa keberkahan, tidak hanya bagi mereka yang menerima santunan, tetapi juga bagi pembangunan dan dunia usaha di Kabupaten Sidoarjo," kata Subandi, Jumat (6/3/2026).
Subandi menilai, perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian penting dalam membangun pondasi bangsa. Ia berharap dukungan kepada mereka tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
"Anak-anak yatim ini adalah generasi penerus bangsa. Kepedulian kita sangat penting agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Ia juga berpesan kepada anak-anak yatim agar tetap semangat belajar serta tidak meninggalkan kewajiban beribadah. Menurutnya, pendidikan dan nilai-nilai keagamaan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang kuat dan berakhlak.
Subandi berharap, dukungan dunia usaha seperti REI terus hadir, terutama dalam membantu akses pendidikan bagi anak-anak yatim. Dengan pendidikan yang baik, mereka diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
"Kami berharap dukungan dari dunia usaha seperti REI dapat terus hadir, terutama dalam membantu pendidikan anak-anak yatim. Dengan pendidikan yang baik, mereka akan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih cerah," ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosial semacam ini sebaiknya tidak hanya dilakukan saat momentum Ramadan, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.
"Mudah-mudahan anak-anak yatim ini bisa terus sekolah dan belajar di daerahnya masing-masing. Ini ikhtiar bersama agar mereka kelak menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara," tambahnya.
Subandi juga mendoakan para pengusaha yang tergabung dalam REI diberi kelancaran dalam menjalankan usaha. Ia berharap perkembangan dunia usaha dapat ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sidoarjo.
Sementara itu, Ketua DPD REI Sidoarjo Harry Hermawan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, santunan bagi 1.000 anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian sosial REI dan para donatur.
"Kami berharap apa yang dilakukan hari ini menjadi amal jariyah yang membawa berkah, sekaligus menghadirkan senyum dan harapan baru bagi anak-anak yatim," ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi REI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di Sidoarjo.
(irb/hil)











































