Ponorogo-Trenggalek Tutup Total Imbas Longsor, Pengendara Diputar Balik

Ponorogo-Trenggalek Tutup Total Imbas Longsor, Pengendara Diputar Balik

Charolin Pebrianti - detikJatim
Selasa, 03 Mar 2026 20:45 WIB
Petugas kepolisian mengimbau ke pengendara dari Ponorogo hendak ke Trenggalek agar putar balik imbas olongsor.
Petugas kepolisian mengimbau ke pengendara dari Ponorogo hendak ke Trenggalek agar putar balik imbas longsor. (Foto: Istimewa)
Ponorogo -

Pengendara dari Ponorogo yang hendak menuju Trenggalek diminta mencari jalur alternatif menyusul terjadinya tanah longsor di KM 16, masuk Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.

Akibat longsor tersebut, jalur Ponorogo-Trenggalek ditutup total dari kedua arah. Kabag Ops Polres Ponorogo Polres Ponorogo Kompol Edi Suyono mengatakan pihaknya menerima informasi dari Polres Trenggalek terkait adanya longsor yang menutup badan jalan.

"Tadi kami mendapat informasi dari Polres Trenggalek bahwa di KM 16 tengah terjadi tanah longsor yang mengakibatkan penutupan arus total baik dari arah Ponorogo ke Trenggalek maupun dari Trenggalek ke Ponorogo," ujar Edi kepada detikJatim, Selasa (3/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menegaskan penutupan dilakukan sesaat setelah informasi diterima, yakni sekitar pukul 17.30 WIB, guna menghindari risiko bagi pengguna jalan.

"Langkah yang kami lakukan, pertama Pos Dengok sampai dengan Pos Sawoo memasang tanda peringatan dan imbauan kepada pengendara jalan bahwa jalan menuju Trenggalek ditutup total," ujarnya.

ADVERTISEMENT

"Kami juga menempatkan anggota di Pos Dengok, Pos Jetis, dan Pos Sawoo untuk menyampaikan imbauan kepada pengendara yang akan mengarah ke Trenggalek agar tidak melanjutkan perjalanan dan mencari jalan alternatif," jelasnya.

Edi mengimbau pengendara dari Ponorogo yang hendak menuju Trenggalek untuk tidak memaksakan diri melintas di jalur tersebut.

"Ada beberapa alternatif, namun saat ini juga cuaca hujan deras, bisa melalui Tumpak Pelem, Sawoo dan Sooko," terangnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Trenggalek, alat berat dan pekerja belum berani mendekat ke lokasi longsor karena hujan masih turun dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

"Informasi dari Trenggalek, alat berat dan pekerja belum berani mendekat ke lokasi mengingat hujan masih turun, antisipasi ada longsor susulan," pungkasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads