Perbaikan jalan berlubang di kawasan pintu keluar bus AKAP dan AKDP Terminal Bungurasih mulai dikerjakan sejak Minggu (1/3/2026). Perbaikan dilakukan dengan metode pengecoran dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tujuh hari.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari catatan Komisi V saat kunjungan pada Jumat (27/2/2026). Plt Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purabaya Verie Sugiharto mengatakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Surabaya sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Sidoarjo serta Satlantas Polresta Sidoarjo untuk pengaturan lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.
"Mulai Minggu sore pukul 15.00 WIB bagian jalan yang berlubang kami tutup total karena dicor, bukan diaspal. Target pengerjaan sekitar satu minggu, insyaallah sebelum tanggal 7 Maret sudah selesai," ujar Verie di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penutupan dilakukan di ruas ujung pintu keluar Bus AKAP-AKDP hingga depan Hotel Lumba-Lumba dan area halte Trans Jatim. Selama pekerjaan berlangsung, bus diminta tidak berhenti atau menaikkan penumpang di titik tersebut.
Satlantas dan Dishub Sidoarjo telah melakukan sosialisasi sejak Sabtu (28/2/2026) kepada sopir dan penumpang agar proses naik turun dilakukan di dalam terminal. Namun, pada Senin pagi masih ditemukan bus yang sempat melambat untuk menaikkan penumpang di luar sehingga menimbulkan kemacetan cukup panjang dari persimpangan 4 Gedangan hingga Exit Terminal Bungurasih.
"Kami siapkan petugas untuk memastikan bus tetap jalan dan penumpang naik dari dalam terminal," jelas Verie.
Untuk layanan Trans Jatim, operasional tetap berjalan. Namun, selama perbaikan halte luar ditutup sementara, penumpang koridor 1 dan 5 diarahkan naik dari Halte Bungurasih bagian dalam terminal. Jika pengerjaan berjalan lancar, maka jalan ditargetkan sudah mulus sebelum masa mudik Lebaran.
"Harapannya penumpang tetap berada di dalam terminal agar lalu lintas lancar selama pengecoran. Selanjutnya pun seharusnya menunggu di dalam karena lebih aman, kalau nunggu di luar kan selain rawan kriminal juga menyebabkan kemacetan," pungkasnya.
(auh/irb)
