Sejumlah pohon tumbang usai Surabaya diterjang hujan lebat disertai angin kencang pada siang hari. Salah satunya terjadi di perlintasan kereta api kawasan Pacar Keling.
Satu pohon tumbang menutupi rel kereta api di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Petugas Command Center 112 menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 14.52 WIB.
Pantauan detikJatim hingga pukul 15.45 WIB menunjukkan pohon berukuran besar itu masih belum sepenuhnya dibersihkan. Pohon tersebut berada di pinggir Jalan Tapak Siring dan menutupi area perlintasan kereta api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menutup rel, pohon tumbang juga menimpa pagar serta kabel listrik di sekitar lokasi. Meski belum seluruhnya dievakuasi, sejumlah petugas terlihat lebih dulu menangani area penting di dalam Balai Yasa.
Meski perlintasan sempat tertutup, kejadian tersebut tidak mengganggu perjalanan kereta api.
"Tidak berpengaruh (pada perjalanan KA)," kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, kepada detikJatim, Senin (2/3/2026).
Balai Yasa Surabaya Gubeng merupakan bengkel pusat perawatan kereta api bersejarah yang telah beroperasi sejak era kolonial Belanda sekitar 1912-1913. Fasilitas ini melayani perawatan berat, perbaikan, hingga modifikasi kereta, termasuk pencetakan kereta Panoramic dan kereta khusus petani maupun pedagang.
Diketahui, hujan lebat disertai angin kencang melanda Surabaya sejak siang hari. Dampaknya, sejumlah pohon tumbang di berbagai titik dan bahkan sempat menimpa pengendara jalan.
Hingga kini, BPBD Surabaya bersama Dinas Lingkungan Hidup Surabaya masih melakukan pendataan pohon tumbang serta kerusakan material maupun bangunan akibat cuaca ekstrem tersebut.
(auh/hil)











































