Forkopimda Gresik Jenguk Korban Bacok Saat Patrol Sahur, Begini Kondisinya

Forkopimda Gresik Jenguk Korban Bacok Saat Patrol Sahur, Begini Kondisinya

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Minggu, 01 Mar 2026 20:45 WIB
Bupati dan Kapolres Gresik menjenguk korban pembacokan saat patrol sahur di RSUD Ibnu Sina
Bupati dan Kapolres Gresik menjenguk korban pembacokan saat patrol sahur di RSUD Ibnu Sina (Foto: Dok. Istimewa)
Gresik -

Forkopimda Kabupaten Gresik menjenguk korban pembacokan saat patrol sahur yang kini dirawat di RSUD Ibnu Sina, Minggu (1/3/2026) siang. Kunjungan ini sekaligus sebagai upaya meredam potensi konflik lanjutan di tengah masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut hadir Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), camat setempat, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Selain memastikan kondisi kesehatan korban, jajaran pimpinan daerah juga menggelar audiensi terbatas di lingkungan rumah sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk mencegah kejadian serupa terulang.

ADVERTISEMENT

"Ini menjadi komitmen kita bersama untuk mengantisipasi agar tidak melebar lagi. Saya berharap seluruh pihak di sini menjadi 'pemadam' bila terjadi perselisihan di bawah," ujar Gus Yani.

Senada, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution meminta seluruh jajaran, mulai dari Polsek, Koramil hingga kecamatan, aktif menjaga situasi tetap kondusif, terlebih menjelang Idul Fitri.

"Penekanan saya, jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Apalagi menjelang lebaran, jangan sampai ada euforia berlebihan. Saya titipkan kepada Polsek dan camat untuk mengatur kegiatan yang positif. Semoga Gresik tetap aman dan kondusif," tegasnya.

Sementara itu, dokter spesialis bedah RSUD Ibnu Sina, dr Agung Kusumanegara, menyampaikan kondisi korban terus membaik setelah menjalani tindakan medis.

"Hari ini sudah kita lakukan perbaikan, pencucian, dan pengecekan organ dalam. Tidak ada bagian usus yang pecah. Pasien sudah mulai mobilisasi, bisa duduk, dan akan segera kita coba diet makan. Jika 1-2 hari ke depan stabil, pasien bisa rawat jalan," jelasnya.

Kapolres juga mengapresiasi respons cepat manajemen RSUD Ibnu Sina dan Dinas Kesehatan dalam penanganan korban.

Kunjungan ditutup dengan diskusi bersama Kepala Desa Campurejo dan Banyutengah sebagai langkah preventif menjaga harmonisasi antarwarga di Kecamatan Panceng. Forkopimda berharap sinergi seluruh elemen masyarakat terus diperkuat demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Gresik.

Seblumnya, Kegiatan patrol sahur para pemuda di Kecamatan Panceng, Gresik berujung ricuh. Tawuran pemuda antardesa pecah di Desa Campurejo tiba-tiba terjadi.

Dua orang dilaporkan luka akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang terjadi Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB itu, tepatnya di depan sebuah tempat billiard dan kafe.

Tawuran itu melibatkan kelompok pemuda dari Desa Campurejo dengan kelompok pemuda dari Desa Banyutengah. Tawuran pecah diduga akibat rombongan pemuda Campurejo melakukan patrol sahur dan berpapasan dengan pemuda dari Desa Banyutengah.

Akibat insiden itu, massa dari korban tak terima dan mencari keberadaan pelaku. Karena tak menemukan, massa selanjutnya membakar rumah pelaku yang berada di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran keesokan harinya.




(dpe/abq)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads