Kematian Ali Khamenei Dikonfirmasi Media Iran: Telah Mencapai Syahid

Kabar Internasional

Kematian Ali Khamenei Dikonfirmasi Media Iran: Telah Mencapai Syahid

Yogi Ernes - detikJatim
Minggu, 01 Mar 2026 09:15 WIB
This handout picture released by the office of Irans Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei on July 5, 2025 shows him (R) waving to the audience during a mourning ceremony in Tehran marking the ninth day of the Islamic month of Muharram in the lead-up to Ashura, a 10-day period commemorating the seventh century killing of Prophet Mohammeds grandson Imam Hussein. Irans supreme leader on July 5 made his first public appearance since the outbreak of his countrys recent 12-day war with Israel, state media reported, greeting worshippers and being cheered at a mosque in a video broadcast by state television. (Photo by LEADER OFFICE / AFP) / === RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT AFP PHOTO / HO / KHAMENEI.IR - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS ===
Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang dinyatakan meninggal. (Foto: AFP)
Surabaya -

Kabar kematian Ali Khamenei dalam serangan Israel dan Amerika Serikat telah dikonfirmasi dengan pernyataan resmi yang dikeluarkan pemerintah Iran. Pemimpin Tertinggi Iran itu dinyatakan telah mencapai syahid.

"Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai syahid," demikian dilaporkan stasiun penyiaran negara IRIB, dilansir CNN Internasional, Minggu (1/3/2026).

Sebagaimana dilansir Al Jazeera, kantor berita Tasnim dan Fars juga telah mengkonfirmasi kematian Ali Khamenei akibat serangan Israel dan AS di Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan gabungan AS dan Israel di Iran terjadi pada Sabtu (28/2). Kubu AS dan Israel telah mengatakan Khamenei juga tewas dalam serang di Teheran.

ADVERTISEMENT

"Pagi ini, dalam serangan mendadak yang dahsyat, kompleks kediaman diktator Ali Khamenei hancur di jantung Teheran," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pernyataan yang disiarkan televisi, dilansir AFP.

Tentara Israel dan AS disebut menjatuhkan 30 bom ke kompleks kediaman Khamenei. Netanyahu mengatakan banyak tanda yang menunjukkan Khamenei telah tewas.

"Selama lebih dari tiga setengah dekade, diktator kejam ini telah menyebarkan teror di seluruh dunia sambil menindas rakyatnya sendiri, sambil bekerja tanpa lelah dan tanpa henti pada rencana untuk menghancurkan Israel," ujar Netanyahu.

"Rencana itu sudah tidak ada lagi -- dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi," sambungnya.

Presiden AS Donald Trump juga melaporkan hal serupa. Dia mengumumkan kematian Khamenei akibat serangan Israel dan AS di Iran.

"Khameini, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati," kata Trump di jaringan media Social Truth miliknya, dilansir AFP.

Artikel ini sudah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads