AS-Israel Kolaborasi Bombardir Iran

Kabar Internasional

AS-Israel Kolaborasi Bombardir Iran

Novi Christiastuti - detikJatim
Sabtu, 28 Feb 2026 15:43 WIB
A plume of smoke rises following a reported explosion in Tehran on February 28, 2026. Two loud blasts were heard in Tehran on February 28 morning by AFP journalists, and two plumes of thick smoke were seen over the centre and east of the Iranian capi
Asap mengepul di langit Teheran, Iran pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Israel dan AS mulai membombardir Negeri Para Mullah. (Foto: AFP/ATTA KENARE)
Surabaya -

Serangan terhadap Iran dilancarkan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/2) waktu setempat setelah sebelumnya Israel mengumumkan 'serangan pendahuluan' terhadap Teheran. Serangan Washington ini disebut terkoordinasi dengan Tel Aviv.

Sejumlah media terkemuka AS, mengutip para pejabat Washington, dilansir dari detikNews mengutip AFP dan CNN, Sabtu (28/2/2026) menyebutkan bahwa AS telah memulai serangannya terhadap Iran dalam operasi gabungan dengan Israel.

Salah satu sumber pejabat AS yang dikutip CNN itu mengatakan bahwa serangan-serangan AS terhadap Iran "bukan serangan kecil".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut seorang sumber pejabat AS itu, serangan-serangan tersebut saat ini difokuskan terhadap target-target militer di wilayah Iran. Pejabat AS itu menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut dengan alasan operasi militer sedang berlangsung.

Seorang sumber pejabat AS lainnya juga disebut telah menyatakan bahwa tujuan dari serangan AS kali ini adalah untuk mengatasi ancaman militer Iran dan melindungi pasukan AS.

ADVERTISEMENT

Ditambahkan oleh pejabat AS itu bahwa Washington telah menerapkan langkah-langkah untuk melindungi para personel militer AS di kawasan tersebut menjelang aksi militer itu dilancarkan.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Pentagon atau Departemen Pertahanan AS soal laporan tersebut.

Ini menjadi serangan kedua AS terhadap Iran yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump dalam waktu kurang dari setahun terakhir.

Pada Juni 2025, Washington membombardir sejumlah fasilitas nuklir utama Teheran saat negara Syiah itu sedang berperang melawan Israel.

Artikel ini sudah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini.




(ihc/dpe)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads