Pemprov Jatim Pastikan Terus Perbaiki Jalan Provinsi yang Rusak

Pemprov Jatim Pastikan Terus Perbaiki Jalan Provinsi yang Rusak

Faiq Azmi - detikJatim
Rabu, 25 Feb 2026 17:40 WIB
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Pemprov Jatim memastikan akan terus melakukan perbaikan jalan provinsi yang rusak. Saat ini, perbaikan difokuskan di wilayah Kasian-Puger, Jember.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama PU Bina Marga Jatim terus mendata jalan provinsi mana saja yang sedang mengalami kerusakan, terutama kerusakan berat. Ia memastikan perbaikan jalan tidak dilakukan dengan asal menambal jalan.

"Yang jelas Kasian-Puger di Jember pakai metode rekonstruksi parsial, jadi bukan sekedar tambal menambal. Lapisan fondasi dikupas 20-40 CM, kemudian diisi fondasi baru agregat kelas A dan diakhiri dengan aspal CPHMA," kata Emil kepada detikJatim, Rabu (25/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi rekonstruksi parsial dilakukan di titik-titik yang kondisinya memang sudah deformasi," tambahnya.

Emil menyebut ruas jalan Kasian-Puger perlu perbaikan mendesak. Sebab, jalanan sudah rusak parah dan menjadi salah satu ruas jalan yang paling banyak dilalui warga.

ADVERTISEMENT

"Dari 1.650 kilometer lebih ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi, ruas jalan di sekitar Kencong dan Puger memang memiliki tantangan tersendiri karena intensitas kendaraan muatan yang sangat melebihi kapasitas. Namun atas kesepakatan warga dengan Pemkab dan pelaku usaha, maka aktivitas pengangkutan tetap diperkenankan sembari secara bertahap kondisi jalan ditingkatkan," jelasnya.

"Namun akhir-akhir ini kembali muncul aspirasi publik yang tidak boleh diabaikan, maka Pemprov menerapkan modifikasi sistem perawatan rutin bukan dengan patching (tambal lubang) tapi juga melalui pengupasan aspal dan fondasi (bisa 20 hingga 40 cm) untuk memasang ulang lapis fondasi dan aspal CPHMA, di antaranya di ruas Kasian-Puger. Kami juga telah berkoordinasi dengan Dishub, Dinas PU Bina Marga dan Kapolres untuk hari ini disisir ruas jalan tersebut dan jika ada lubang atau gelombang yang belum tertangani agar dibatasi arus lalin sementara sembari mempercepat penanganan," tambahnya.

Emil menyampaikan terima kasih kepada warga Jatim yang turut aktif memberikan masukan soal titik jalan yang rusak. Jika jalan provinsi, maka Emil memastikan akan segera ditangani. Sedangkan jika jalan nasional, maka akan dikoordinasikan dengan Kementerian PU dalam hal ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa-Bali.

Mantan Bupati Trenggalek ini mencontohkan ruas jalan Mojoagung-Peterongan-Lingkar Jombang yang belakangan viral di sosial media karena kondisi jalan yang rusak. Jalan tersebut merupakan jalan nasional, dan Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan BBPJN Jawa Bali.

"Apresiasi kepada BBPJN Ditjen Bina Marga, Kementerian PU yang berkenan merespons aspirasi kita semua untuk meningkatkan kapasitas penanganan ruas jalan kewenangan nasional Mojoagung-Peterongan-Lingkar Jombang. Ruas ini rawan lubang bahkan bertambah 60 dalam sehari karena umur jalan sudah mendekati 9 tahun sejak 2017 dan curah hujan di ruas ini lebih besar dari wilayah lain di Jatim," jelasnya.

"Tim penanganan lubang dilipat gandakan untuk mempercepat penanganan, dan untuk jangka panjang sepanjang 4 kilometer akan di-overlay atau diremajakan agar tidak lagi terlalu rawan lubang. Kami bersama bupati mengapresiasi kerja keras rekan-rekan Balai bekerja di bulan puasa dan di kala gerimis," tambahnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads