Warga Sidoarjo bisa melapor saat menemukan jalan rusak di lingkungan sekitar. Laporan itu dapat disampaikan lewat hotline 112 agar langsung ditindaklanjuti oleh pemerintah.
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, masyarakat bisa memanfaatkan layanan darurat tersebut untuk melaporkan titik jalan berlubang maupun rusak.
"Kita bisa laporan ke (hotline) 112. Nanti laporannya sana, tempatnya di mana, desanya mana. Karena kita sudah ada cantolan nanti (perbaikan jalan) ada pakai PWK atau langsung dari PPU," ujar Subandi, Rabu (25/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, laporan yang masuk akan langsung diteruskan ke dinas dan petugas terkait agar segera dicek di lapangan.
Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga akan membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk menangani jalan rusak di berbagai wilayah.
"Setelah Lebaran kalau apabila ada jalan rusak, kita akan ada UPT masing-masing (untuk penanganan). Kita ada empat UPT, nah nanti ada Satgas yang keliling. Ketika ada jalan rusak, langsung kita kerjakan," jelasnya.
Sementara itu, Pemkab Sidoarjo saat ini juga tengah mengebut perbaikan 26 ruas jalan rusak yang tersebar di sejumlah kecamatan. Targetnya, seluruh jalan sudah mulus sebelum Lebaran.
"Kita hari ini mengerjakan wilayah Sukodono ya. Ini Dungus sampai arah ke Krian kurang lebih empat hingga lima kilometer perbaikan. Nanti kita terus kita kawal karena pada minggu ini kita luncurkan kurang lebih hampir 26 ruas (perbaikan jalan)," kata Subandi, Selasa (24/2/2026).
Ia menargetkan, perbaikan tersebut bisa rampung sebelum Ramadan berakhir.
"Nah, mudah-mudahan yang kita lakukan ini nanti insya allah pada bulan Ramadan sudah selesai," tuturnya.
(irb/hil)











































