SPPG di Probolinggo Larang Wali Murid Posting Jika Ada Keracunan

SPPG di Probolinggo Larang Wali Murid Posting Jika Ada Keracunan

M Rofiq - detikJatim
Rabu, 25 Feb 2026 03:30 WIB
Ilustrasi Trauma Keracunan MBG
Ilustrasi keracunan MBG (Foto: Edi Wahyono)
Probolinggo -

Program menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo membuat wali murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Semampir merasa geram.

Bukan menyoroti menu MBG, melainkan ketentuan dalam link formulir dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui sekolah yang disuruh diisi ke wali murid sebelum menerima menu MBG.

Ketentuan dalam formulir tersebut meminta dan menyuruh agar pihak wali murid atau murid untuk tidak mendokumentasikan menu MBG yang didapat. Serta jika terjadi insiden keracunan, untuk tidak memprotes atau mempostingnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kebetulan di sekolah anak saya baru kemarin dapat MBG. Tapi sebelum menerima menu, harus mengisi formulir dan saya kaget ketika baca di lampiran kedua ada ketentuan itu," kata seorang Wali Siswa di SDN 1 Semampir yang enggan disebut namanya, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

Informasi yang diperoleh, lanjut ia, paket MBG itu berasal dari salah satu SPPG di Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan. Bahkan, ketika tidak berkenan untuk isi formulir, maka pihak sekolah memutuskan untuk tidak memberi menu MBG.

"Saya hampir mau tengkar gara-gara pas baca ada ketentuan seperti itu. Dikira anak saya bahan uji coba kalau keracunan harus dirahasiakan. Mampu saya ngasi makan yang lebih bergizi dari menu MBG ini," ujarnya.

"Apalagi menu MBG nya juga tidak seberapa. Kalau kemarin itu roti 1, apel 1, kurma 3 biji dan telur rebus 1 dan untuk sekarang hanya salak 2 biji, roti 1 dan telur puyuh 3," imbuhnya.

Sementara Mitra SPPG Bulu 2, Dani mengatakan, link formulir tersebut bukan dari SPPG. Namun, hal tersebut akan segera dilaporkan kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) atau kepala dapur.

"Informasi dari SPPI itu yang buat link kepala sekolahnya sendri mas,besok mau ditindaklanjuti kata kepala sppinya mas," tutur Dani saat dikonfirmasi.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads