Jembatan Sentong yang terletak di Bondowoso ambrol. Jembatan penghubung Bondowoso-Jember tersebut saat ini ditutup total.
Oleh sebab itu, para pengendara pelintas terutama kendaraan roda empat yang hendak atau dari Jember diharapkan mencari jalur alternatif.
"Ada beberapa opsi jalur alternatif baik yang dari arah Jember maupun wilayah kota Bondowoso," jelas Kepala Dinas Perhubungan Bondowoso, Sigit Purnomo, saat dikonfirmasi derikJatim, Senin (23/2/2026) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, jalur alternatif itu ada beberapa. Di antaranya, untuk kendaraan bertonase tinggi dari arah selatan (Jember) menuju utara (Bondowoso), bisa melalui pertigaan Desa Taman, Ke Grujugan.
Menuju ke Desa Kalianyar, Tamanan terus ke Desa Koncer, Tenggarang pantas ke kiri menuju kota Bondowoso.
"Opsi kedua bisa melalui pertigaan Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan ke kanan menuju pertigaan Desa Grujugan Kidul, Grujugan," papar mantan Kalaksa BPBD ini.
Selanjutnya, imbuh Sigit, belok kiri menuju ke pertigaan koncer untuk ke wilayah kota Bondowoso. Sementara kendaraan roda dua bisa melalui Desa Jetis hingga ke pertigaan jalan Desa Pakuwesi Curahdami. Demikian sebaliknya.
"Sejumlah opsi jalur alternatif akan kami koordinasikan bersama tim termasuk Satlantas Polres Bondowoso. Mohon waktu," tandas Sigit Purnomo.
Sebelumnya diberitakan, jembatan Sentong terletak di perbatasan Kelurahan Nangkaan-Sukiwiryo Bondowoso ambrol.
Ambrolnya jembatan yang menghubungkan Bondowoso-Jember tersebut dampak tingginya intensitas hujan yang turun terus-menerus sejak siang hari.
Pihak BPBD Bondowoso langsung memberi safety line di jembatan yang terletak di Jl Mastrip tersebut untuk mencegah warga mendekat.
