Jalan Berlubang di Kota Malang Mulai Bermunculan, Kerap Celakai Pemotor

Jalan Berlubang di Kota Malang Mulai Bermunculan, Kerap Celakai Pemotor

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 23 Feb 2026 17:30 WIB
Penampakan jalan berlubang di Kota Malang
Penampakan jalan berlubang di Kota Malang (Foto: Muhammad Aminudin.detikJatim)
Malang -

Jalan berlubang mulai bermunculan di Kota Malang. Akibatnya, sejumlah pengendara motor terjatuh bahkan celaka saat melintasi jalan berlubang.

Beberapa titik krusial seperti kawasan Jembatan Brantas dan Jalan Raya Langsep dilaporkan kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

Seperti terjadi pada Minggu (22/2/2026), malam kemarin. Seorang pengendara motor mengalami kecelakaan karena adanya jalan berlubang. Akibat kecelakaan itu, pengendara motor disebut mengalami luka pada bagian wajahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari unggahan di media sosial, warga akhirnya memasang water barrier untuk menutup jalan berlubang di kawasan tersebut, agar kejadian serupa tak terulang kembali.

Peristiwa yang sama dialami pengendara motor ketika melintas di Jalan Raya Langsep, Kota Malang. Beberapa pengendara motor terjatuh karena adanya jalan berlubang di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

Banyaknya jalan berlubang ini mengundang reaksi masyarakat. Selain penerangan jalan cukup minim, adanya jalan berlubang juga makin membuat pengendara was-was celaka.

Warganet mengulas soal tanggung jawab pemerintah, apabila kerusakan jalan berakibat terjadinya kecelakaan lalu lintas sesuai Pasal 273 ayat 1 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) menyatakan bahwa upaya perbaikan terus dilakukan secara maraton melalui tim monitoring lapangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menunggu laporan warga untuk bertindak. Tapi timnya juga bergerak setiap hari untuk melakukan penyisiran dan penambalan jalan yang rusak.

"Setiap hari kita lakukan penambalan. Jadi kalau ada informasi seperti di (jalan) Langsep, kita lakukan penambalan hari ini," kata Dandung saat dikonfirmasi wartawan, Senin (23/2/2026).

Disinggung soal tanggung jawab pemerintah terkait banyaknya jalan berlubang hingga berakibat kecelakaan? Dandung meminta masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalan raya.

Di sisi lain, Dandung juga turut menyoroti kebiasaan buruk pengendara yang dapat memperparah risiko kecelakaan. Salah satunya penggunaan handphone.

"Kita harus sama-sama hati-hati. Khususnya sepeda motor, jangan sambil main HP. Kalau main HP, ada lubang apa pun kita tidak tahu di sana," katanya.

Meskipun pengerjaan tambal sulam dilakukan setiap hari. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang tidak merinci secara pasti total anggaran yang telah terserap sejak awal Januari 2026.

Menurut Dandung, pembiayaan perbaikan ini menggunakan dana anggaran insidentil yang bersifat fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.

"Kalau insidentil menyesuaikan kebutuhan, karena anggaran di kami tidak hanya untuk jalan saja, termasuk untuk drainase dan bangunan," tambahnya.

Dandung menyebut, setiap hari tambal sulam dilakukan terhadap puluhan jalan berlubang. Pengerjaan juga dilakukan menyesuaikan ketersediaan material yang dimiliki.

"Setiap hari, puluhan (jalan berlubang) diperbaiki," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads