Ular piton besar berkeliaran di permukiman Desa Asemkandang, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Kemunculan piton sepanjang 3 meter itu membuat warga geger.
Satwa pembelit itu pertama terlihat merambat di sekitar gapura desa Jumat (20/2/2026) dini hari. Ular disebut hendak menyeberang dari sisi jalan yang satu sisi lain.
"Baru kali ini ada ular sebesar ini muncul sampai ke jalan. Tadi posisinya mau nyeberang," kata Rofik (35), salah satu warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak jauh dari tempat kemunculannya, terdapat sungai kecil, rumah kosong, serta area persawahan di sisi timur permukiman. Lingkungan tersebut diduga menjadi habitat ular tersebut.
Warga sekitar segera berkumpul dan bersama-sama melakukan penangkapan. Dengan peralatan seadanya, ular piton itu akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban. Setelah ditangkap, ular tersebut kemudian dibawa oleh komunitas pecinta ular untuk penanganan lebih lanjut agar tidak kembali membahayakan warga.
"Sudah dibawa teman-teman ularnya. Kayanya diserahkan ke pecinta reptil," paparnya.
Peristiwa ini membuat warga sekitar lebih waspada, terutama karena lokasi penemuan berada tak jauh dari permukiman. Mereka berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, meski di sekitar desa memang terdapat sungai dan area persawahan yang berpotensi menjadi jalur pergerakan satwa liar.
"Semoga nggak ada lagi, soalnya itu kan jalan yang sering dilalui warga," tuturnya.
(auh/abq)











































