Ramadhan menjadi salah satu bulan yang tepat bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, termasuk berzikir kepada Allah SWT. Amalan ini dapat dilakukan kapan saja, baik setelah sholat maupun di sela aktivitas, sebagai bentuk mengingat dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Ada berbagai bacaan doa zikir yang dianjurkan selama bulan suci Ramadhan karena memiliki keutamaan dan pahala berlipat. Berikut bacaan zikir di bulan Ramadhan yang bisa diamalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Zikir di Bulan Ramadhan
Ada banyak bacaan zikir yang dapat diamalkan dan diperbanyak selama bulan Ramadhan. Mengutip kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi serta buku Ihya 345 Sunnah Nabawiyah oleh Raghib As-Sirjani, berikut beberapa bacaan zikir yang bisa dibaca di bulan suci.
1. Tahlil ke-1
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Latin: Laa ilaaha illa Allaahu.
Artinya: Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah.
2. Tahlil ke-2
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْر
Latin: Laa ilaaha illa Allaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir.
Artinya: Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala pujian. Dialah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.
3. Tasbih
سُبْحَانَ اللَّهِ
Latin: Subhaanallah
Artinya: Maha Suci Allah.
4. Tahmid
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Latin: Alhamdulillah
Artinya: Segala puji bagi Allah.
5. Takbir
اللَّهُ أَكْبَرُ
Latin: Allahu Akbar
Artinya: Allah Maha Besar.
6. Istigfar
أَسْتَغْفِرُ الله
Latin: Astaghfirullah
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah.
7. Zikir ke-7
سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Latin: Subhaanallah, wal hamdu lillaah, wa laa ilaaha illa Allah, wallaahu akbar.
Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi-Nya, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.
8. Zikir ke-8
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Latin: Subhaanallah wa bihamdihi.
Artinya: Maha Suci Allah dan dengan memuji kepada-Nya.
9. Zikir ke-9
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيْمِ
Latin: Subhaanallah wa bihamdihi, subhaanallaahil 'adzhiim.
Artinya: Maha Suci Allah dan dengan memuji kepada-Nya, Maha Suci Allah lagi Maha Agung.
10. Zikir ke-10
رَضِيْتُ بِاللَّهِ رَبّاً، وَبِالْإِسْلَامِ دِيْنَا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَسُولاً
Latin: Radhiitu billaahi rabbab, wa bil islaami diinan, wa bi muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama rasuulan.
Artinya: Aku rela Allah sebagai Rabb (ku), Islam sebagai agama (ku), dan Nabi Muhammad sebagai rasul (ku).
Anjuran Zikir kepada Allah
Zikir merupakan suatu ibadah dengan mengingat Allah. Ibadah ini dilakukan dengan melafalkan puji-pujian kepada Allah secara berulang. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam surah al-Ahzab ayat 41 yang berisi perintah Allah agar setiap umat Islam berzikir sebanyak-banyaknya.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut) nama Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.
Perintah serupa juga tercantum dalam surah Al-Araf ayat 205 sebagai berikut.
وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ
Artinya: Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.
Zikir di bulan Ramadhan sangat dianjurkan, terlebih bagi muslim yang sedang berpuasa karena dijanjikan pahala berlipat. Rasulullah SAW menyebut bahwa amalan sunah yang dikerjakan selama bulan suci nilainya setara dengan ibadah wajib yang dilakukan di bulan lain.
(auh/irb)











































