Surah Al-Fatihah dengan Segala Keistimewaannya

Surah Al-Fatihah dengan Segala Keistimewaannya

Jihan Navira - detikJatim
Selasa, 17 Feb 2026 02:00 WIB
Surah pertama dalam Al-Quran adalah surah Al-Fatihah. Simak bacaan Al-Fatihah lengkap Arab, latin, terjemahan, beserta keistimewaannya.
Ilustrasi Al-Qur'an. Foto: Freepik
Surabaya -

Surah Al-Fatihah memiliki kedudukan tinggi dalam Islam. Dari sekian banyak surah yang ada dalam Al-Qur'an, Al-Fatihah disebut langsung oleh Rasulullah SAW sebagai surah yang paling agung, sehingga surah ini menjadi yang sangat istimewa dalam Al-Qur'an.

Dikenal sebagai Ummul Kitab, Al-Fatihah merupakan surah pertama dalam Al-Qur'an yang terdiri atas 7 ayat. Melansir Nahdatul Ulama (NU) Jatim, Ibnu Araby dalam kitabnya Al-Futuhat Al-Makiyah menyatakan bahwa pembuka Al-Fatihah dimulai dengan bacaan Bismillahirrahmanirrahim.

Barang siapa yang membacanya bersamaan dengan Al-Mu'awwidzatain setelah sholat Jumat dengan jumlah 7 kali tanpa beranjak dari tempat duduknya, maka ia akan terjaga hingga hari Jumat berikutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap muslim pasti membacanya dalam sholat, sebagaimana Abu Hurairah yang menegaskan bahwa tanpa membaca surah Al-Fatihah, maka sholat seseorang tidak akan sah.

Surah Al-Fatihah Arab, Latin dan Terjemahannya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۝١

ADVERTISEMENT

Arab Latin: Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm

Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ۝٢

Arab Latin: Al-ḫamdu lillâhi rabbil-'âlamîn

Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ ۝٣

Arab Latin: Ar-raḫmânir-raḫîm

Artinya: Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ ۝٤

Arab Latin: Mâliki yaumid-dîn

Artinya: Pemilik hari Pembalasan.

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ ۝٥

Arab Latin: Iyyâka na'budu wa iyyâka nasta'în

Artinya: Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ۝٦

Arab Latin: Ihdinash-shirâthal-mustaqîm

Artinya: Bimbinglah kami ke jalan yang lurus,

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَࣖ ۝٧

Arab Latin: Shirâthalladzîna an'amta 'alaihim ghairil-maghdlûbi 'alaihim wa ladl-dlâllîn.

Artinya: (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.

Keutamaan Surah Al-Fatihah

Melansir Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Al-Fatihah terdiri dari 7 ayat yang memiliki makna mendalam dan menjadi fondasi kehidupan umat Islam dari zaman ke zaman. Berikut keutamaan dari surah Al-Fatihah.

1. Al-Fatihah Rangkuman Seluruh Ajaran Islam

Para ulama menegaskan seluruh esensi dari Al-Qur'an dengan 6.666 ayat yang membahas aspek kehidupan itu terkandung dalam Al-Fatihah tanpa terkecuali, sehingga disebut sebagai mikrokosmos dari Al-Qur'an. Makna filosofis juga terkandung dalam setiap ayat Al-Fatihah yang merangkum berbagai aspek ajaran Islam.

  • Bismillahirrahmanirrahim: Mengajarkan bahwa setiap perbuatan harus dimulai dengan menyebut nama Allah, yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
  • Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin: Menegaskan bahwa segala pujian hanya milik Allah, sebagai pemelihara dan pencipta alam semesta. Sehingga kita sebagai hamba-Nya penting untuk bersyukur kepada Allah.
  • Ar-Rahmanir-Rahim: Menunjukkan sifat kasih sayang Allah yang luas kepada seluruh makhluk.
  • MalikiYawmid-Din: Mengingatkan bahwa Allah adalah penguasa hari pembalasan, sehingga manusia harus selalu berbuat kebaikan.
  • IyyakaNa'budu wa IyyakaNasta'in: Menegaskan prinsip tauhid, bahwa hanya kepada Allah manusia beribadah dan memohon pertolongan.
  • Ihdinas-Shirathal-Mustaqim: Merupakan doa agar selalu diberikan petunjuk ke jalan yang lurus.
  • Siratal-LadzinaAn'amta 'AlaihimGhairil-Maghdlubi 'Alaihim wa Ladl-Dhallin: Memohon agar tidak termasuk golongan yang sesat atau dimurkai.

2. Sebagai Mikrokosmos dalam Kehidupan

Manusia sering disebut sebagai mikrokosmos dalam perspektif kosmologi Islam, sedangkan alam semesta sebagai makrokosmos. Hal ini dapat diartikan bahwa seluruh unsur yang ada di alam semesta juga ada dalam diri manusia.

Apabila konsep ini ditarik ke dalam Al-Qur'an, maka seluruh surah yang terkandung di dalam Al-Qur'an adalah makrokosmos, sedangkan Al-Fatihah adalah mikrokosmosnya.

Surah Al-Fatihah merupakan inti dari ajaran Islam dengan keutamaannya sebagai rangkuman dari kitab-kitab sebelumnya melalui makna yang terkandung dalam tujuh ayat tersebut.

Keistimewaan Surah Al-Fatihah

Melansir Baznas Kota Sukabumi, surah Al-Fatihah dikenal sebagai Ummul Kitab yang mengandung pujian, permohonan bimbingan, dan keutamaan spiritual, mulai dari penyembuhan hingga perlindungan dari kesesatan, sehingga menjadi doa paling sering dilantunkan dan sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

1. Menjadi Surah Pembuka

Setiap kali memulai sholat, surah Al-Fatihah adalah bagian wajib yang harus dibaca. Hal tersebut dikarenakan, surah Al-Fatihah merupakan surah pertama dalam Al-Qur'an yang artinya seperti pintu gerbang untuk Al-Qur'an itu sendiri.

2. Berisikan Doa Terbaik

Doa dan pujian kepada Allah terkandung dalam surah Al-Fatihah. Surah ini merupakan bentuk permohonan kepada Allah untuk meminta petunjuk, kebijaksanaan, dan kebaikan. Surah ini juga menuntun muslim untuk memuji Allah sebagai Tuhan semesta alam, yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Hingga doa terbaik yang ada dalam surah ini, yaitu permohonan kepada Allah untuk senantiasa diberikan pertolongan dan petunjuk jalan yang lurus dan jalan bagi orang-orang yang Allah berikan kenikmatan.

3. Al-Fatihah Mengandung 7 Ayat Pujian yang Dibaca Berulang-ulang

Banyak perawi (orang yang meriwayatkan hadis) menegaskan surah ini tidak pernah diturunkan dalam Taurat, Injil, dan Zabur, sebagaimana kitab yang diturunkan sebelum Al-Qur'an, serta tidak ada surah yang menyerupai Al-Qur'an. Sebagaimana dalam surah Al-Hijr ayat 87, Allah SWT berfirman:

وَلَقَدْ اٰتَيْنٰكَ سَبْعًا مِّنَ الْمَثَانِيْ وَالْقُرْاٰنَ الْعَظِيْمَ

Arab Latin: Wa laqad ātaināka sab'am minal-maṡānī wal-qur'ānal-'aẓīm(a).

Artinya: Sungguh, Kami benar-benar menganugerahkan kepadamu tujuh (ayat) yang (dibaca) berulang-ulang dan Al-Qur'an yang agung.

4. Jembatan Antara Hamba dan Allah

Membaca Al-Fatihah merupakan yang paling agung dalam Al-Qur'an dan menjadi bagian dari komunikasi (hablum min Allah), sehingga seorang hamba dapat memohon kepada-Nya melalui perantara surah Al-Fatihah sebagai jalinan hubungan hamba dengan Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW menyatakan Allah membagi sholat (Al-Fatihah) antara Allah dan hamba-Nya. Satu bagian untuk-Nya, sedangkan satu bagian lagi untuk hamba-Nya, dan bagi hamba-Nya apa yang ia minta. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Anfal ayat 24:

يَـٰأَيُّهَا ٱلَّذِيْنَ ءَامَنُوا ٱسْتَجِيبُوا ِلِلهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, patuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu. (Al-Anfal: 24)

5. Dua Cahaya Khusus untuk Rasulullah

Abu Umamah mengatakan bahwa terdapat empat ayat yang termasuk dalam pembendaharaan Arsy, dan tidak ada satupun yang diturunkan selain ummul Kitab, ayat Kursi, penutup surah Al-Baqarah dan Al-Kautsar.

وَإِنَّهُ فِى أُمِّ الْكِتَـٰبِ لَدَيْنَا لَعَلِىٌّ حَكِيمٌ

Artinya: Dan sesungguhnya Al-Qur'an itu dalam induk al-Kitab (lauh mahfudz) di sini Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan sangat banyak mengandung hikmah. (Az-Zukhruf: 4)

Melalui kisah Ibnu Abbas, yang berkata "Ketika Jibril duduk di samping Nabi terdengar suara pintu dibuka dari atas, kemudian ia menengadah dan bersabda, "Ini adalah pintu langit yang hari ini dibuka dan belum pernah dibuka kecuali hari ini,".

Lalu, turun sesosok malaikat, lalu ia bersabda, "Ini adalah malaikat yang diturunkan ke bumi yang belum pernah diturunkan kecuali hari ini,".

Malaikat tersebut lalu mengucap salam dan berkata, "Aku kabarkan dua cahaya yang belum pernah diberikan kepada Nabi sebelummu, yaitu surah Al-Fatihah dan penutup surah Al-Baqarah. Tidak ada satu huruf pun darinya yang dibaca (ketika berdoa) kecuali diberikan (dikabulkan),". (HR Muslim)

6. Setiap Huruf Bernilai Pahala

Riwayat Abu Musa Al-Asy'ari mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, apabila orang Imam mengucapkan غَيرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ kemudian makmum mengucapkan amin, maka, niscaya Allah akan mengabulkannya untuk kalian.

Diceritakan Wa'il bin Huhr mendengar bahwa Nabi Muhammad membaca wa ladh dhallin, lalu mengucapkan amin dengan mengeraskan suaranya hingga para makmum mendengarnya. Pada saat itu pula malaikat juga mengucapkan amin, sehingga dosa terdahulu diampuni.

7. Al-Fatihah Menyembuhkan

Ibnu Abbas meriwahyatkan sebuah kisah bahwa terdapat salah satu kaum yang terkena sengatan binatang di dekat mata air. Atas kepanikan yang melanda, datanglah salah satu sahabat untuk meruqyah dengan membacakan Al-Fatihah dan pada akhirnya sembuh. Abu Sa'id Al-Khudri dan Abu Hurairah yang menjelaskan:

فَاتِحَةُ الْكِتَابِ شِفَاءٌ مِنَ السَّمِّ

Artinya: Fatihatul kitab adalah obat bagi yang terkena racun. (HR abu Syaikh dalam At-Tsawab dan Al-Baihaqi: V/378)

Sedangkan, Abdul Malik bin Umair berkata, Rasulullah bersabda:

فَاتِحَةُ الْكِتَابِ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ

Artinya: Dalam Fatihatul kitab terdapat obat untuk segala penyakit. Dengan demikian surat al-fatihah memiliki keistimewaan yang melimpah, bahkan berfaidah menyembuhkan orang yang terkena racun atau penyakit. Tentu itu semua dengan izin Allah.




(hil/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads