Banjir Kembali Genangi Bengawan Jero Lamongan, Ini Upaya Pemkab

Banjir Kembali Genangi Bengawan Jero Lamongan, Ini Upaya Pemkab

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 18 Feb 2026 23:45 WIB
Pompa ditambah untuk mengurangi banjir bengawan jero di Lamongan
Pompa ditambah untuk mengurangi banjir bengawan jero di Lamongan. (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Banjir kembali merendam kawasan Bengawan Jero, Lamongan, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Debit air yang meningkat membuat sejumlah desa kembali tergenang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan pun bergerak cepat dengan menambah enam unit pompa air di Sluis Kuro untuk mempercepat penyedotan genangan. Saat ini total ada 20 pompa yang dioperasikan di dua titik. Sebanyak 18 pompa ditempatkan di pintu air Kuro, Kecamatan Karangbinangun, dan dua unit lainnya berada di pintu air Melik, Kecamatan Kalitengah.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan penambahan pompa dilakukan karena tingginya muka air di Bengawan Jero yang dipicu curah hujan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Debit air meningkat akibat hujan beberapa hari terakhir. Dengan tambahan pompa ini, kita harapkan genangan bisa lebih cepat surut," kata Yuhronur Efendi saat meninjau pintu air Kuro, Rabu (18/2/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, banjir di kawasan Bengawan Jero menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena hampir setiap tahun wilayah tersebut terdampak genangan. Tambahan pompa diharapkan mampu memperbesar kapasitas pembuangan air menuju aliran utama, yakni Bengawan Solo.

Yuhronur menjelaskan, saat ini tinggi muka air Kuro luar lebih tinggi sekitar satu meter dibanding Kuro dalam. Kondisi itu membuat air sulit mengalir secara gravitasi sehingga harus dipompa keluar.

"Kalau selisihnya satu meter seperti ini, mau tidak mau harus menggunakan pompa untuk menurunkan air di Kuro dalam," jelasnya.

Selain mengoperasikan pompa, Pemkab juga terus memantau tinggi muka air dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar sistem pengendalian banjir berjalan maksimal. Tak hanya itu, Pemkab Lamongan juga mengatur volume air di Waduk Gondang agar tidak meluber ke saluran yang bermuara ke Bengawan Jero. Air dari waduk tersebut dialirkan ke sejumlah waduk kecil sebagai langkah antisipasi.

"Air Waduk Gondang kita distribusikan ke waduk-waduk kecil supaya tidak sampai meluap ke saluran dan memperparah banjir," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga terdampak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Soko, serta Desa Blawi. Warga berharap penanganan banjir tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga diikuti normalisasi saluran, perawatan tanggul, dan pengelolaan pintu air yang lebih optimal. Pemkab Lamongan memastikan akan terus melakukan evaluasi dan menyiapkan langkah lanjutan jika debit air kembali meningkat.

"Kita tidak pernah berhenti berupaya mengatasi banjir Bengawan Jero," tegas Pak Yes.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads