Bacaan Doa Setelah Sholat Witir, Tata Cara dan Keutamaannya

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir, Tata Cara dan Keutamaannya

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Rabu, 11 Feb 2026 01:00 WIB
Bacaan Doa Setelah Sholat Witir, Tata Cara dan Keutamaannya
Ilustrasi berdoa. Foto: Freepik
Surabaya -

Menutup malam dengan sholat witir adalah kebiasaan yang dianjurkan Rasulullah SAW. Setelahnya, umat Islam juga dianjurkan untuk memanjatkan doa sebagai wujud syukur sekaligus harapan atas keberkahan ibadah yang telah dilakukan.

Doa setelah witir menjadi salah satu amalan sunah yang memiliki keutamaan tersendiri. Berikut panduan lengkap bacaan doa setelah sholat witir versi Arab beserta latinnya yang dilengkapi dengan tata caranya.

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir Serta Tata Caranya

Setelah menunaikan sholat witir sebagai penutup rangkaian ibadah malam, muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa sebagai bentuk permohonan ampun, rahmat, dan perlindungan kepada Allah SWT. Dilansir NU Online, berikut tata cara berdoa setelah sholat witir beserta bacaan yang dianjurkan sesuai tuntunan ulama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Sholat Witir

Pertama laksanakan sholat witir dengan rakaat ganjil, yang dilakukan setelah sholat Isya atau tarawih, dengan waktu hingga sebelum fajar.

Jumlah rakaatnya minimal 1 rakaat hingga maksimal 11 rakaat, dengan yang paling utama 3 rakaat (adnal kamal), atau bertambah menjadi 5, 7, hingga 11 rakaat untuk kesempurnaan lebih baik.

ADVERTISEMENT

2. Baca Syahadat, Istigfar, Mohon Ridho

Setelah salam, dilanjutkan dengan membaca syahadat, istigfar dan permohonan ridho dan surga Allah SWT.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ

Arab Latin: Asyhadu an lā ilāha illallāh, Astaghfirullāh, Allāhumma innī as'aluka ridhāka wal jannah, wa a'ūdzu bika min sakhathika wan nār (diulang sebanyak 3 kali)

Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah. Aku memohon ampunan Allah. Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu.

3. Membaca Tasbih

Setelahnya, dianjurkan membaca tasbih seperti ini:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Arab Latin: Subhānal malikil quddūs (dibaca sebanayak 3 kali)

Artinya: Maha Suci Tuhan yang kudus. (HR An-Nasa'i dan Ibnu Majah)

4. Membaca Pujian Kesucian

Membaca pujian kesucian seperti ini:

سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ

Arab Latin: Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā'ikati war rūh.

Artinya: Suci dan kudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril. (HR Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni)

5. Baca Pujian Keluasan Ampunan

اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Arab Latin: Allāhumma innaka 'afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa, fa'fu 'annī (3 kali). Yā karīmu, bi rahmatika yā arhamar rāhimīna.

Artinya: Tuhanku, sungguh Kau maha pengampun lagi pemurah. Kau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku. Wahai Zat yang maha pemurah, (aku memohon) atas berkat rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segenap penyayang.

6. Mohon Ampun dan Keselamatan

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك

Arab Latin: Allāhumma inī a'ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu'āfātika min 'uqūbatika. Wa a'ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā'an alayka anta kamā atsnayta 'alā nafsika.

Artinya: Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku meminta perlindungan-Mu dari murka-Mu. Aku tidak (sanggup) membilang pujian-Mu sebanyak Kau memuji diri-Mu sendiri," (HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah).

7. Doa Setelah Sholat Biasa

Dilanjutkan dengan membaca doa setelah sholat fardu pada umumnya.

8. Doa Sholat Witir

Selanjutnya membaca doa sholat witir seperti ini.

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Arab Latin: Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas- aluka qalban khaasyi'an. Wanas-aluka 'ilman naafi'an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka 'amalan shaalihan. Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal 'afwa wal 'aafiyah. Wanas-aluka tamaamal 'aafiyah. Wanas-alukasy syukra 'alal 'aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a 'anin naas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhassyu'anaa watadharru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaah yaa allaah yaa allaah yaa arhamar raahimiin. Wasallallaahu 'alaa khairi khalqihii muhammadin wa 'alaa aalihii wasahbihii ajma'iina walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina.

Artinya: Ya Allah, kami mohon kepada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar, amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak. Kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia. Ya Allah, Tuhan kami terimalah dari kami: sholat, puasa, ibadah, kekhusyu'an, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.

Setelahnya ditutup dengan membaca surah Al-Fatihah, lalu dilanjutkan dengan membaca doa pendek penutup.

Keutamaan Doa Setelah Sholat Witir

Sholat witir merupakan salah satu sholat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Ibadah ini memiliki kedudukan istimewa karena termasuk amalan yang dicintai Allah SWT.

Tidak hanya sholatnya, doa yang dipanjatkan setelah sholat witir juga memiliki banyak keutamaan. Berikut penjelasan ringannya, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.

1. Waktu yang Mustajab untuk Berdoa

Sholat witir biasanya dikerjakan pada malam hari, terutama di sepertiga malam terakhir. Waktu ini dikenal sebagai momen yang penuh ketenangan, saat seorang hamba bisa merasa lebih dekat dengan Allah SWT. Karena itu, doa setelah sholat witir diyakini memiliki peluang besar untuk diijabah.

2. Didoakan oleh Malaikat

Ketika seseorang menunaikan witir di akhir malam, ibadahnya tidak hanya bernilai di sisi Allah, tetapi juga disaksikan oleh para malaikat. Mereka turut mendoakan kebaikan bagi hamba yang beribadah dengan tulus, sehingga doa yang dipanjatkan terasa lebih istimewa.

3. Sholat yang Dicintai Allah SWT

Rasulullah SAW menegaskan bahwa sholat witir sangat dicintai Allah. Dalam sebuah hadits disebutkan:

نَّ اللهَ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ، فَأَوْتِرُوْا يَاأَهْلَ الْقُرْآنِ

"Sesungguhnya Allah itu witir (ganjil) dan menyukai orang-orang yang melakukan salat witir, maka salat witirlah, wahai para ahli Al-Quran." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

4. Lebih Besar Nilainya dari Unta Merah

Keutamaan sholat witir juga digambarkan Rasulullah SAW sebagai amalan yang nilainya lebih baik daripada harta paling berharga pada masa itu, yaitu unta merah.

Dalam hadis riwayat Abu Dawud disebutkan bahwa Allah menganugerahkan satu sholat tambahan bagi umat Islam, yaitu Witir, yang waktunya antara sholat Isya hingga terbit fajar. Ini menunjukkan betapa besarnya nilai ibadah tersebut.

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَاشِدٍ الزَّوْفِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مُرَّةَ الزَّوْفِيِّ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ حُذَافَةَ قَالَ أَبُو الْوَلِيدِ الْعَدَوِيُّ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ أَمَدَّكُمْ بِصَلَاةٍ وَهِيَ خَيْرٌ لَكُمْ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ وَهِيَ الْوِتْرُ فَجَعَلَهَا لَكُمْ فِيمَا بَيْنَ الْعِشَاءِ إِلَى طُلُوعِ الْفَجْرِ

Artinya: Telah menceritakan kepada Kami [Abul Walid Ath Thayalisi] dan [Qutaibah bin Sa'id] dari [Kharijah bin Hudzafah], Abu Al Walid Al Adawi berkata: Rasulullah shallallahu wa alaihi wa sallam keluar menemui Kami dan berkata: "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan bagi kalian sebuah salat yang dia lebih baik bagi kalian dari pada unta merah, yaitu salat witir, dan telah menjadikannya berada di antara salat Isya hingga terbit fajar." (HR Abu dawud)

5. Mendapat Hidayah dan Keselamatan

Orang yang rutin melaksanakan sholat witir diharapkan mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah SWT. Terlebih lagi jika membaca doa qunut yang berisi permohonan hidayah, keselamatan, dan kebaikan hidup. Amalan ini membantu hati menjadi lebih kuat dan tenang dalam menghadapi berbagai ujian.

Demikian bacaan doa setelah sholat witir serta tata caranya. Semoga ibadah yang dilakukan senantiasa menjadi jalan menuju kebaikan dan keberkahan ya detikers.




(hil/irb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads